Senin, 19 Oktober 2020

[BERBAGI DAN BERCERITA EDISI SEPTEMBER 2020]


Berbagi dan Bercerita keenam dilaksanakan pada hari Minggu, 27 September 2020 pukul 16.20 sampai 17.45 WITA via aplikasi Zoom. Terdapat 2 pengurus yang membagikan hasil bacaannya, di antaranya Nur Fathir Supardi (Staf Divisi PSDM) dan Trisna Elma Danti (Koordinator Divisi Menfo). Moderator pada kegiatan ini adalah Siti Nur Azizah Fitriani Akbar (Koordinator Divisi Kajian).

Pada sesi pertama, moderator mempersilakan peserta pertama, Fathir, untuk mengulas novel ‘Nyala Semesta’ karya Farah Qoonita. Novel ini bercerita tentang keluarga Khaled yang harus menghadapi ancaman kematian berkali-kali untuk menjaga tanah airnya, Gaza-Palestina. Dunia mereka meledak saat Israel merencanakan misi berbahaya, menanamkan StingRay mutakhir, yang mampu menyadap seluruh Gaza. Jika seluruh informasi bisa diketahui dan dikacaukan, tak butuh waktu lama Gaza akan runtuh. Di tengah keterbatasan, mereka harus mampu mengalahkan penjajah tanah airnya. Fathir memaparkan setiap tokoh dan kejadian penting di novel tersebut dengan sangat rinci.

Dari ‘Nyala Semesta’, peserta forum dapat mengetahui gambaran kompleksitas konflik Israel – Palestina. Pada bagian kata pengantar, penulis memberi keterangan "Ini adalah novel fakta fiksi. Kisah karangan penulis yang didasarkan pada fakta. Hampir sebagian besar kisah pada novel ini berdasarkan fakta, pernah terjadi sebelumnya, lalu aku ramu dalam bentuk cerita fiktif." Saat pemaparan, Fathir juga menjelaskan bahwa Operation Protective Edge 2014, Operasi penyadapan Gaza 2019, kejadian dan tragedi kemanusiaan, seluruh intrik Mossad, kerajaan terowongan bawah tanah Gaza, dan seluruh teknologi yang ada dalam novel benar-benar nyata.

Setelah itu, peserta kedua, Trisna, membagikan hasil bacaannya terhadap novel ‘Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982’ karya Cho Nam-Joo. Novel ini menceritakan bentuk sistem patriarki yang terjadi di Korea Selatan melalui tokoh utama Kim Ji-Yeong yang merupakan perempuan biasa. Sistem Patriarki yaitu sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran kepemimpinan politik, hak sosial dan penguasaan properti.

Trisna juga memaparkan dampak sistem patriarki yang dirangkaikan dengan cerita di novel ini, yaitu anak laki-laki lebih diutamakan dalam keluarga, pelecehan terhadap perempuan, pembatasan kebebasan perempuan, dan kurang dipandang dalam komunitas. Pada akhir sesi, dijelaskan beberapa pelajaran yang dapat diambil dari novel ‘Kim Ji-yeong Lahir Tahun 1982’ yaitu perempuan perlu diberi kesempatan yang sama dengan laki-laki, sabar dan saling mendukung antara laki-laki dan perempuan dalam mematahkan sistem patriarki, serta membicarakan visi masa depan bersama keluarga.

Pada setiap sesi, peserta yang ada di room dipersilakan untuk memberi pertanyaan terkait buku yang telah diulas untuk memantik diskusi. Di akhir kegiatan Berbagi dan Bercerita, moderator memberi kesimpulan dan motivasi untuk terus membaca buku dan membagikan pelajaran yang telah didapatkan kepada orang lain. Berbagi dan Bercerita ini adalah salah satu wadahnya.

0 comments:

Posting Komentar