Selamat Datang di Website Resmi
UKM KPI Unhas

UKM KPI Unhas merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Hasanuddin yang bergerak di bidang Keilmuan dan Penalaran

Visi Misi

VISI

Wadah pengembangan budaya ilmiah

MISI

1. Membina mahasiswa Universitas Hasanuddin menjadi mahasiswa yang memiliki karakter berpikir ilmiah, mandiri, spesialis, dan berwawasan global

2. Mengembangkan potensi keilmuan mahasiswa

3. Mendorong terwujudnya Tri Dharma Perguruan Tinggi

Pengurus

SUSUNAN PENGURUS KABINET BERKARYA

Postingan

Postingan Terakhir

Penutupan Pendaftaran Open Recruitmen UKM KPI UNHAS


Assalamualaikum...
.
Salam Ilmiah!
.
Halo teman-teman sahabat ilmiah! Pendaftaran OPREC Angkatan XI UKM KPI Unhas "Resmi Ditutup"..
.
Kami tunggu di Meet and Great tanggal 29 September 2019 yahh..
.
Semangat dan selamat berproses hingga akhir !
.
#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

COMING SOON SEKOLAH BINAAN


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam ilmiah!

Sekolah binaan akan hadir sebagai bentuk kontribusi UKM KPI Unhas dalam bidang karya tulis ilmiah pada siswa SMA sebagai wujud dari salah satu tri darma perguruan tinggi. Bentuk kontribusi nyata ini diberi nama "KPI Mengabdi", yang dimana nantinya Anggota UKM KPI Unhas yang terlibat dalam kegiatan ini akan membimbing salah satu sekolah yang menjadi sekolah binaan UKM KPI Unhas dalam penulisan KTI. Penasaran kegiatannya seperti apa?. Stay tune! ๐Ÿ˜๐Ÿ‘‹


#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#kabinetSemangatBersatu

RESENSI INTENSIF



Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam Ilmiah!

Resensi intensif hadir kembali untuk seluruh anggota UKM KPI Unhas yang akan dibawakan langsung oleh Kakanda Ahmad Akbar (Supervisor Beasiswa Etos Id Makassar) dengan tema pembahasan kali ini adalah "Konversi Literasi" studi kasus: Buku Bakti Indonesia, Karya Pan Mohammad Faiz. Kegiatan ini yang insya allah akan dilaksanakan pada:

๐Ÿ—“ Jumat, 27 September 2019
⏰ 19.00 WITA-Selesai
๐Ÿ“ Sekretariat UKM KPI Unhas

Mari tingkatkan literasi dengan dengan berdiskusi!

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

TRAINING FOR PRACTICIONER



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...
.
.

Salam Ilmiah!

Training For Practicioner UKM KPI Unhas hadir kembali. Kegiatan ini wajib bagi kader UKM KPI Unhas khususnya bagi akademisian 1 sebagai alur wajib agar dapat naik ke akademisian 2.
Olehnya itu, mengundang dengan hormat kepada teman-teman agar dapat menyempatkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan ini.
Insya Allah akan dilaksanakan pada:

๐Ÿ—“ Rabu-Kamis, 25-26 September 2019
๐Ÿ“ Forbes PKM 1 Unhas
๐Ÿ•˜ 19.00 WITA-Selesai

"Kontribusi yang besar adalah bentuk dari berkembangnya sebuah tujuan"-anonim

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

KPI BERPRESTASI



Kembali lagi, putra KPI-ers yang berhasil menoreh prestasi. Kami ucapkan Selamat kepada:

-Mohd. Riswan Bin Jamal (Ketua Umum UKM KPI Unhas 2019)
-Muh. Amri Arfah (Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Jaringan 2019)

atas prestasinya dalam meraih Juara 2 lomba Essay, National Culture Based Paper Competition 2019 di Universitas Airlangga Surabaya.

Semoga dapat menjadi profil teladan dan menjadi inspirasi untuk seluruh kader dalam mengasah kemampuannya

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

SEMINAR PROPOSAL RISET KPIERS





Mari datang dan ramaikan seminar proposal Riset KPIers dengan tema "Riset Mahasiswa dalam Mewujudkan SDG's 2030" pada:

Hari/Tanggal : Minggu, 22 September 2019
Pukul : 09.30 - 16.00 WITA
Tempat : Lantai Dasar Rektorat

"The world is changed by your research, not by your opinion"

#Jaya Penalaran
#Jaya UKM KPI Unhas
#KabinetSemangatBersatu2019

PERPANJANGAN PENDAFTARAN OPRECT UKM KPI


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Salam Ilmiah!

Hai, para Calon Peneliti Muda!!
Pendaftaran untuk menjadi anggota UKM KPI Unhas DIPERPANJANG sampai tanggal 25 September 2019 lohh..

๐Ÿ“…Meet and greet akan dilaksanakan pada 29 September 2019

Jadi ayo segera mendaftar dan ajak teman-teman yang lain juga...

Formulir dapat diambil di Sekretariat UKM KPI Unhas, Gedung PKM Lt. 2
Atau bisa di download melalui link berikut:
bit.ly/FormulirOprectKPIAngkatan11

Bagi kalian yang telah men-download formulirnya, jangan lupa untuk mengembalikan formulir pendaftarannya yaa. Formulir dapat dikembalikan di Gedung PKM UNHAS tepatnya di Sekretariat UKM KPI.

Jangan lewatkan kesempatan yang berharga ini, Calon Peneliti Muda ๐Ÿ˜Š

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

RESENSI INTENSIF


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam Ilmiah!

Resensi intensif hadir kembali untuk seluruh anggota UKM KPI Unhas yang akan dibawakan langsung oleh Kakanda Andi Ashabul Kahfi (Koordinator Divisi Kajian UKM KPI Unhas 2019) dengan tema pembahasan kali ini adalah "Problem Domestik Bruto". Kegiatan ini yang insya allah akan dilaksanakan pada:

๐Ÿ—“ Jumat, 20 September 2019
⏰ 19.00 WITA-Selesai
๐Ÿ“ Sekretariat UKM KPI Unhas


Mari tingkatkan literasi dengan dengan berdiskusi!

Materi Resensi Intensif dapat di download di http://bit.ly/MateriResensiIntensif4

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

UPDATE DATABASE KELUARGA BESAR UKM KPI UNHAS



Update Database merupakan suatu usaha memperbaharui informasi data keluarga besar UKM KPI Unhas.

Benefit untuk kalian yang mengisi database :
1. Berkontribusi dalam melengkapi administrasi data lembaga
2. Dapat mengisi waktu dengan share hal bermanfaat saat diundang menjadi pemateri/fasilitator
3. Menjadi moment silaturahmi sesama keluarga besar melalui undangan-undangan atau program kerja ukm kpi unhas

>>TIDAK CUKUP 5 MENIT<<
Langsung klik http://bit.ly/UpdateDatabaseKPI

#JayaPenalaran
#JayUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

SOSIALISASI KONSEP OPEN RECRUITMENT


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Diundang dengan hormat kepada seluruh keluarga besar UKM KPI Unhas dan teman-teman panitia untuk menghadiri Sosialisasi Konsep Open Recruitment yang akan dilaksanakan pada:

๐Ÿ“† Hari/Tanggal : Senin, 16 September 2019
๐Ÿ•— Waktu: 19.00 WITA
๐Ÿ  Tempat: Aula Forbes Lt. 2 PKM

Mohon kehadirannya...

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

BJ. HABIBIE TUTUP USIA






Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Segenap keluarga UKM KPI Unhas turut berbelasungkawa atas meninggalnya bapak BJ. Habibie, Presiden RI Ke-3.  Beliau meninggal diusia ke 83 tahun.
Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT, dilapangkan alam kuburnya, dan diberi tempat yang terbaik di akhirat.

Allahummaghfirlahu.. warhamhu wa 'aafihi wa fu'anhu....

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

Infografis Resensi Intensif 3: Demokrasi Kita


Apa yang terjadi sekarang adalah krisis demokrasi, atau demokrasi dalam krisis. Demokrasi yang tidak kenal batas kemerdekaannya, lupa syarat-syarat hidupnya, dan melulu menjadi anarki, lambat laun akan digantikan diktator.” Demokrasi Kita – Hatta

Pada tahun 1950-an, Indonesia mengalami krisis demokrasi. Negeri ini berada di persimpangan antara idealisme dan realita. Sebuah idealisme yang ingin melaksanakan demokrasi sebaik-baiknya. Sebuah realita yang memperlihatkan bahwa Indonesia justru bergerak jauh dari demokrasi itu sendiri.

Hal ini ditunjukkan dengan penggantian UUD 1950 kembali menjadi UUD 1945. Di UUD 1950, kita dapat melihat bahwa presiden adalah pemimpin konstitusional yang tidak berwenang atas pembentukan kabinet. Sementara itu, menurut UUD 1945, presiden adalah pemimpin eksekutif.

Tidak selang beberapa lama, presiden membuat Dewan Perwakilan Rakyat ‘baru’ yang sama sekali tidak diisi oleh orang-orang oposisi. Presiden menyampaikan pembenaran dengan menyatakan bahwa Indonesia yang baru merdeka ini masih berada di era revolusi, sehingga perubahan signifikan tersebut tidak mengapa.

Bahkan, menurut Presiden Soekarno, hal yang dilakukannya adalah menggerakkan Indonesia ke arah demokrasi yang sesuai dengan konteks ke-Indonesiaan yaitu demokrasi ‘gotong royong’. Presiden Soekarno tidak ingin Indonesia menjalani demokrasi ala Barat, yakni demokrasi liberal yang menimbulkan free fight.

Oleh karena itu, Presiden mengubah bentuk demokrasi di Indonesia menjadi demokrasi terpimpin. Dalam bukunya, Hatta menjalaskan bahwa demokrasi terpimpin, menurut Soekarno, ialah cara bekerja melaksanakan suatu program pembangunan yang direncanakan dengan suatu tindakan yang kuat di bawah suatu pimpinan.

Dengan adanya demokrasi terpimpin ini, kekuatan pemerintahan bukan lagi di parlemen, tapi bertumpu pada 2 badan bentukan baru, yaitu Dewan Pertimbangan Agung dan Dewan Perancang Nasional. Dewan Perwakilan Rakyat hanya bertugas untuk memberikan dasar-dasar hukum kepada Presiden. Namun, pertimbangannya berada di tangan kedua badan tersebut.


Dari sini, kita dapat melihat bahwa tindakan perubahan UUD dan Dewan Perwakilan Rakyat, pembentukan 2 badan baru (Dewan Pertimbangan Agung dan Dewan Perancang Nasional) yang semua anggotanya dipilih oleh Presiden, menunjukkan nilai-nilai demokrasi yang sebenarnya mulai lenyap. Demokrasi terpimpin yang diusung oleh Presiden Soekarno hanya membawa kediktatoran.

Infografis Resensi Intensif 2: Meritokrasi di berbagai Negara di Dunia


Secara harfiah, meritokrasi berasal dari kata merit atau manfaat. Meritokrasi menunjuk suatu bentuk sistem politik yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi atau berkemampuan. Istilah meritokrasi pertama kali digunakan oleh Young pada tahun 1958 dalam bukunya Rise of the Meritocracy. Meritokrasi dapat juga diartikan sebagai satu pandangan atau memberi peluang kepada orang untuk maju berdasarkan merit yakni berdasarkan kelayakan dan kecakapannya atau kecemerlangan. Istilah meritokrasi kemudian banyak diderivasikan ke dalam istilah merit system.

Menurut Widodo (2005), merit system merupakan suatu sistem penarikan atau promosi pegawai yang tidak didasarkan pada hubungan kekerabatan, patrimonial (anak, keponakan, famili, alumni, daerah, golongan, dan lain-lain) tetapi didasarkan pada pengetahuan, keterampilan, kemampuan dan pengalaman yang dimiliki oleh orang yang bersangkutan. Dengan menggunakan merit system membuat orang-orang yang terlibat dalam kegiatan usaha kerjasama menjadi cakap dan profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Kemampuan, kapabilitas, kompetensi, profesionalitas, kecakapan, integritas, dan akseptabilitas seharusnya menjadi pertimbangan dan parameter yang utama dalam melakukan pengangkatan, persetujuan, pemilihan, atau segala bentuk dari rekrutmen pejabat publik dan kepegawaian.

Penerapan  Sistem Meritokrasi di Indonesia

Sejatinya sistem meritokrasi adalah suatu keniscayaan uuntuk diterapkan, sebab kededewasaan suatu pemerintahan terlihat ketika mampu mencapai pemerintahan yang ideal (god governace). Terciptanya god governance tentu memengaruhi suprastruktur suatu pemerintahan yang dapat merambah ke sub sistem kebijakan yang lahir dari keputusan politik. Hingga saat ini untuk mencapai god governance sistem yang ampuh diterapkan adalah sistem meritokrasi.

Sistem meritokrasi sudah diterapkan di Indonesia walaupun peerapannya belum secara komprehensif namun telah diterapkan. Sebagai bukti konkrit telah diterapkannya sistem merit dalam kepegawaian adalah adanya perbaikan sistem rekrutmen, untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) misalnya, yang mutakhie dengan pemanfaatan Computer Assisted Test (CAT) atau pola open bidding dalam pengangkatan pejabat pimpinan tinggi atau pejabat administrasi, yang semata-mata ditujukan untuk mencari sosok yang paling “merit” dari banyak kandidat yang tersedia.

Merit system selalu mendasarkan proses perekrutan yang bersifat profesional sebab ia merupakan process of promoting and hiring government employees based on their ability to perform a job, rather than on their political connection. Jadi kemungkinan menurut Tolo (2011) untuk mendapat the wrong bureaucrats in the right place bisa dihindari.

Di Indonesia, mekanisme pengangkatan PNS dan pejabat publik termasuk perihal meritokrasi, pada umumnya diatur dengan undang-undang dan aturan pelaksananya. Untuk PNS diatur dalam Undang-Udnang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU-ASN), sedangkan untuk pejabat negara seperti hakim diatur dalam UndangUndang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman (UU-Kekuasaan Kehakiman) dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Mahkamah Agung (UU-Mahkamah Agung), dan untuk hakim konstitusi diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang- Undang Nomor 24 Tahun 2003 Tentang Mahkamah Konstitusi Menjadi Undang-Undang (Perppu Mahkamah Konstitusi). Dari 200 (dua ratus) konstitusi yang diteliti, peneliti mencatat ada 44 (empat puluh empat) negara, yang mengatur mengenai meritokrasi dalam konstitusinya.

Konsep Meritokrasi di Indonsia Petama Kali Diterapkan Oleh BJ. Habibie

Setelah runtuhnya rezim orde baru, maka rezim diambil oleh BJ. Habibie. Masa pemerintahannya memang terbilang sangat singkat, namun ia memanfaatkan masa jabatannya untuk membangun pemerintahan  berbasis god governance dengan menerapkan konsep meritokrasi. Walaupun masa pemerintahannya cukup singkat namun diterapkan menggunakan ssistem meritokrasi maka terjadi perubhan yang sangat jelas dari rezim sebelumnya.

Meskipun dalam waktu singkat pemerintahannya berhasil menyelamatkan krisis moneter yang terjadi pada masa orde baru. Dan pemerintahannya membentuk kabinet reformasi pembangunan. Kemudian mengeluarkan beberapa kebijakan di bidang politik dan ekonomi.

Berikut upaya-upaya bidang politik yang dilakukan oleh pemerintahan Habibie:

  1. Mengganti 5 paket undang-undang dan 3 di antaranya diubah agar lebih demokratis
  2. Kebebasan rakyat dalam menyalurkan aspirasi
  3. Melakukan pencabutan terhadap pembredelan pers
  4. Jejak pendapat wilayah Timor-timur
  5. Memberikan abolisi (Hak kepala Negara untuk menghapuskan hak tuntutan pidana) kepada 18 tahanan dan narapidana politik (orang-orang yang pernah mengkritik presiden).
  6. Pengurangan jumlah anggota ABRI di MPR, dari 75 orang menjadi 38 orang.
  7. Polri memisahkan diri dari ABRI menjadi Kepolisian RI. Istilah ABRI berubah menjadi TNI.

Selain upaya dalam bidang politik, ada juga upaya yang dilakukan dalam bidang ekonomi, di antarnya:

  1. Merekapitulasi perbankan dan menurunkan inflasi,
  2. Merekonstruksi perekonomian nasional,
  3. Melikuidasi bank-bank bermasalah,
  4. Membentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional
  5. Menaikkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga dibawah Rp 10.000,-
  6. Mengesahkan UU No. 5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli atau persaingan tidak sehat
  7. Mengesahkan UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen


Sumber:
Farhan Abdi Utama
Direktorat Peraturan Perundang-undangan Badan Kepegawaian Negara
Jl. Letjend Sutoyo No.12 Cilitan Jakarta Timur
e-mail: abdiutama@gmail.com

Infografis Resensi Intensif 1: Potensi Gandum di Indonesia


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam Ilmiah!

Halo KPI-ers! Beberapa hari yang lalu kami telah melakukan kegiatan resensi intensif ☺๐Ÿ‘. Berikut hasil resensi intensif pada pertemuan pertama

Selamat membaca!

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

HARI OLAHRAGA NASIONAL


Selamat hari olahraga nasional!
Indonesia memperingati hari olahraga nasional setiap tanggal 9 September 2019, hal ini  bertepatan dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) I pada tanggal 9-12 September 1948 di Kota Surakarta yang diikuti sekitar 600 atlet dari 9 cabang olahraga dan memperebutkan 108 medali.

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

Press Release FGD Kelas Besar


Pada Ahad, 1 September 2019, pukul 10.00 - 15.00 WITA, telah dilaksanakan Fun Group Discussion (FGD) kelas besar di Aula Forbes Lt. 2. FGD terdiri dari FGD kelas kecil dan FGD Kelas Besar. FGD merupakan bagian dari proses kaderisasi anggota UKM KPI Unhas untuk naik ke jenjang berikutnya (Akademisian 1). Peserta FGD yaitu anggota biasa (angkatan 9 & 10) yang belum naik akademisian.  

FGD kelas besar menghadirkan dua pemateri handal, yaitu Andi Khalil Gibran Basir (Dewan Konsultatif UKM KPI Unhas periode 2018) dengan materi komunikasi efektif dan Andi Junila Aulia (Koordinator Divisi Penelitian 2018) dengan materi Team Work Building. 

Materi pertama tentang komunikasi efektif dilaksanakan dari pukul 10.00 - 12.00 WITA. Kak Khalil menyampaikan bahwa komunikasi merupakan proses memberikan informasi dan mengerti terhadap informasi dari seseorang ke orang lain. Komunikasi dinilai efektif apabila terdapat feedback atau umpan balik dari penerima informasi. Dengan adanya bekal pengetahuan mengenai keterampilan dalam berkomunikasi ini kader dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-ahri dan berorganisasi secara khusus. 

Materi kedua tentang teamwork building dilaksanakan dari pukul 13.00 – 15.00 WITA. Kak Junila menjelaskan mulai dari apa itu teamwork building, mengapa teamwork building penting, hingga bagaimna memilih tim yang cocok. Tim yang baik terdiri dari orang-orang yang mampu melebur ego dan saling memotivasi untuk menyelesaikan suatu tugas ataupun mencapai tujuan bersama. Tim work building yang dibawakan oleh kak ila memberikan arahan kepada kader untuk senantiasa menghadirkan faktor-faktor yang dapat mendukung dan meminimalisir faktor-faktor yang dapat menghambat jalannya suatu tim dalam menyelesaikan suatu tugas dan mencapai tujuan. 

Selain itu, kader angkatan 10 ini diberi pemahaman dan semangat untuk menjalankan amanah dalam beberapa kepanitiaan dari program kerja yang sedang berlangsung. Secara umum FGD ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan internal anggota UKM KPI Unhas.

Press Release Resensi Intensif: Demokrasi Kita


Pada sore hari tanggal 23 Agustus 2019, Divisi Kajian kembali mengadakan resensi intensif dengan tema “Demokrasi Kita” yang dibawakan ole A.M Fatwa A. Rahman bertempat di sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI Unhas).

Kajian politik seperti ini sangat penting untuk dilakukan secara rutin. Pasalnya, keputusan mengenai hajat hidup orang banyak diputuskan di ruang-ruang politik. Oleh karena itu, mahasiswa yang merupakan kaum terpelajar tidak boleh sampai buta politik.

“Buta paling buruk adalah buta politik. Dia yang buta politik adalah dia yang tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tidak tahu bahwa biaya hidup, harga-harga komoditas, obat, tepung, makanan, tergantung pada keputusan politik. Orang buta politik begitu bodoh sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya bahwa ia membenci politik. Si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya akan lahir pelacuran, anak terlantar, politisi busuk serta rusaknya perusahaan nasional dan multinasional.” (Bertolt Brecht)

Kak Fatwa sebagai pemateri membuka kajian politik ini dengan bertanya kepada para peserta Resensi Intensif mengenai definisi demokrasi. Ternyata, banyak peserta yang menjawab kurang tepat. Mereka masih memahami demokrasi dalam artian sempit, hanya sebatas tentang musyawarah dan pemilihan umum.

Diskusi yang dimoderatori oleh Andi Sarai ini berjalan dengan sangat menarik. Para peserta antusias dalam menjawab berbagai kemungkinan jawaban terkait definisi demokrasi. Kemudian, pemateri memberikan jawaban yang mind blowing, mendobrak batas berpikir para peserta Resensi Intensif di sore menuju senja kala itu. 

Berdasarkan penjelasan dari Kak Fatwa, dapat diambil kesimpulan bahwa selama ada rakyat, di situ pula ada demokrasi. Demokrasi memuat dua intisari, yaitu kedaulatan rakyat dan diamanahkan oleh rakyat. Itu artinya semua negara di dunia ini menganut bentuk pemerintahan demokrasi dengan caranya sendiri, terlepas dari sistem pemerintahan dan ideologinya. 

“Negara-negara dengan sistem pemerintahan presidensil, parlementer, monarki, dan lain-lain semuanya menganut demokrasi. Begitu pula dengan negara-negara yang menganut dua ideologi besar, baik liberalisme atau bahkan komunisme, semuanya adalah negara demokrasi”, lanjutnya.
Kak Fatwa juga memberikan pengetahuan baru mengenai demokrasi asli Indonesia. Bugis dengan tudang sipulung-nya, Gowa dengan batesalapang-nya (tujuh persekutuan), Bulukumba dengan ammatoa-nya, dan masih banyak lagi. Ini menandakan bahwa demokrasi sudah berjalan bahkan dari zaman kerajaan.

HAPPY GRADUATION


Assalamualaikum Wr. Wb

Salam Ilmiah!

UKM KPI Unhas mengucapkan selamat kepada :

1. Andi Bau Rezky Wahyuni Ardam, S.Hut
2. Ismawati Amsul G. Saparigau, S.Hut
3. Nur Syamsi Ibrahim, S.TP
4. Andi Nur Farahdibah, S.TP
5. Andi Fadiah Ainani, S.TP
6. Dirga Utama Mahardika, S.IP
7. Indra Budi Setiyawan, S.E
8. Mona Ayu Santi, S.P
9. Khairiyyah Qanita, S.TP
10. Heri Kurniawan, S.P
11. Irwan, S.P
12. Anggun Pratiwi, S.KM
13. A. Muh. Fatwa A. Rahman, S.IP
14. Darmawan Said, S.Si
15. drg. Andi Annisa Eka Aprilda, S.Kg
16. Irfan Mappeasse, S.T
17. M. Iqbal ramli, S.T
18. Indra Yuliana, S.Hut
19. Giovanni Tri Hadi Wibowo Budiardjo, S.TP
20. Irma Kamaruddin, S.TP

Atas kelulusannya dan telah menyelesaikan masa studinya di Universitas Hasanuddin.
Selamat menjemput kehidupan yang baru, semoga kesuksesan selalu bisa tergenggam dan mampu menerapkan ilmunya.

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

OPEN RECRUITMENT ANGKATAN 11 UKM KPI Unhas


Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh...

Salam ilmiah!
Telah dibuka...

๐Ÿ“–๐Ÿ“OPEN RECRUITMENT ANGKATAN 11 UKM KPI Unhas yang memiliki semangat luar biasa!!!

Pendaftaran terbuka untuk angkatan 2018 dan 2019.

๐Ÿ—’Berikut Timeline proses penerimaannya :

Pendaftaran dan pengembalian formulir: 2 September - 18 September 2019
Online : Link formnya๐Ÿ“Œ๐Ÿ“Œ http://bit.ly/FormulirOprectKPIAngkatan11
Offline : Sekretariat UKM KPI, lantai 2 gedung PKM baru.

Biaya pendataran (Rp35.000). Wajib menggunakan twibbon diperoleh di link
๐Ÿ“Œ๐Ÿ“Œ http://bit.ly/TwibbonOprect11 dan di upload di sosial media masing-masing dengan caption kreatif, tag UKM KPI UNHAS, serta lampirkan nama dan fakultas pada awal caption.

๐Ÿ“ฃ๐Ÿ“ฃMeet and greet: 22 September 2019 (wajib dihadiri bagi calon anggota UKM KPI Unhas angkatan 11)

๐Ÿ“ข๐Ÿ“Œ Pendampingan Penulisan KTI: 23 September - 12 Oktober 2019

๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ—ฃPersentasi KTI : 13 Oktober 2019

๐Ÿ—ฃ๐Ÿ“Pengumuman Tahap I : 15 Oktober 2019

 ๐Ÿ“ข๐Ÿ“Œ Wawancara: 19-20 Oktober 2019

๐Ÿ‘ค๐Ÿ’บMagang: 21 Oktober - 8 November 2019

๐Ÿ“ข๐Ÿ“ŒPengumuman tahap akhir: 11 November 2019

๐Ÿ‘ฅTOSS (Training of Smart Students): 15 November 2019

Mari calon KPI-ers berprestasi dan berkarya bersama UKM KPI Unhas, jadilah penggerak muda ilmiah yang berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Contact Person:
Alex : 085398897551
Rania : 085288839401

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

LAUNCHING LOGO



Sebuah logo merupakan gambaran yang mempresentasikan sebuah organisasi, kelompok, dan komunitas. Setiap bagian dari logo memiliki filosofi yang menggambarkan sebuah harapan-harapan dari Angkatan XI UKM KPI Unhas.

Berikut adalah filosofi dari logo Angkatan XI UKM KPI Unhas



#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019