Selasa, 01 Januari 2019

MENJADI SOCIOPRENEUR MUDA

Menjadi Sociopreneur Muda

 “Sumber daya alam hanya berkontribusi 10% terhadap kemajuan suatu bangsa. Faktor yang lebih mendominasi yaitu inovasi dan kreativitas, networking, serta teknologi”
-Profesor Jamaluddin (Dosen Universitas Hasanuddin)

Secangkir Literasi dan Sociopreneur
Malam itu, Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI Unhas) melalui program kerja Secangkir Literasi kembali menyuguhkan diskusi yang berkaitan erat dengan anak muda millennial. Materi secangkir Literasi kali ini terkait dengan pembahasan Sociopreneur.
Seperti yang telah dipaparkan dibagian awal tulisan ini. Besarnya potensi sumber daya alam Indonesia, hanya akan mampu dikelola dengan baik oleh orang yang memberikan ide-ide brilian melalui inovasi dan kreativitas. Bagi sebagian orang, memanfaatkan potensi sumber daya alam terutama dalam membangun bisnis, tampaknya sulit. Tetapi bagi sebagian yang lain potensi tersebut berhasil dikelola dengan baik. Niat saja tak cukup

Inilah yang dilakukan oleh salah satu pembicara dalam secangkir literasi “Menjadi Sociopreneur Muda”, Fitrawan Mufli Haskari. Salah satu wirausaha yang bergerak di bidang Sociopreneur. Socipreneur sejatinya bukan hanya mengejar profit semata untuk keberlangsungan bisnisnya. Tetapi, ada sisi humanis yang dibalut dalam sebuah bisnis yang dijalankan.

Diskusi ini dimoderatori oleh Andi Kahfi (Staff Divisi Kajian) dan Fitrawan Mufli (CEO CV. Aroma Mattirodeceng)  yang bertindak selaku pemateri “Menjadi Sociopreneur Muda”. Malam itu bincang-bincang hangat dengan Fitrawan dimulai dengan sebuah pertanyaan

“Apa arti Sociopreneur bagi anda”?
Sociopreneur sering dikaitkan dengan dua hal antara ekonomi dengan social. Tetapi menurut fitrawan, Sociopreneur ada tiga aspek, ekonomi, social, dan teknologi. Ketika kita mampu memadukan ketiga aspek tersebut, Dari segi teknologi memudahkan dalam pembuatan suatu produk. Segi ekonomi (skala mikro) akan memudahkan dalam proses pemasaran, pencatata, dsb. Sedangkan dari segi sosial kita akan melibatkan masyarakat dalam proses pembuatan suatu produk (dari hulu hingga hilir). Lanjutnya, ketiga aspek tersebut akan menghasilkan dampak yang luar biasa bagi masyarakat dan Indonesia.

Kemudian talkshow dilanjutkan dengan beberapa pertanyaan yang berkaitann dengan bisnis Rolic yang sedang dibangun.

“Bagaimana anda memulai bisnis Rolic?”
Fitrawan memulai ide membuat Rolic bermula secara tidak sengaja pada Oktober 2015 silam. Saat itu, Fitrawan hendak kembali ke kampung halamanya, Pinrang, Sulawesi Selatan. Di tengah perjalanan, ia kehujanan dan memutuskan untuk berteduh di penjual jeruk pamelo, Pangkep, Sulawesi Selatan. Setelah itu, Fitra mencoba untuk mencari khasiat dari jeruk pamelo. Ternyata itu dapat dimanfaatkan jadi obat nyamuk karena mengandung minyak atsiri yang bisa menenangkan dan dapat menjadi aroma terapi. Melihat potensi dari buah jeruk yang cenderung menjadi sampah, kemudian saya berinisiatif untuk melakukan uji lab. Hingga akhirnya jeruk pamelo itu dapat bermanfaat seperti sekarang.
“Bisakah anda bercerita terkait komponen yang ada pada rolic?”
Rolic adalah sebuah terobosan inovasi dengan memadukan beberapa komponen alami untuk menghasilkan beberapa manfaat ketika kita menggunakannya. Seperti pengusir nyamuk, pengharum ruangan, hingga sebagai aroma terapi. Komponen penting dalam rolic diantaranya, Pomelo Neon sebagai lampu pijar yang terbuat dari limbah mebel dan Pomelo Relif. Komponen kedua ini, diperoleh dari hasil ekstraksi limbah kulit jeruk pamelo dan menghasilkan minyak atsiri yang mengeluarkan aroma harum. Proses pembuatan rolic tersebut membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk merakit dan menghasilkan satu produk lampu Rolic. Namun, di awal membuat produk ini, FItrawan sempat terkendala dengan keterbatasan alat ekstraksi. Sehingga, harus menyewanya dengan menggunakan biaya sendiri karena belum ada sponsor. Ia juga sering mendapat kesulitan dalam menggunakan laboratorium untuk ekstraksi. Alhamdulillah usaha yang selama ini dijalani tidak sia-sia.
“Bagaimana lika-liku menjalani bisnis ini?”
Awalnya, Fitrawan mencoba submit proposal pendanaan ke beberapa kegiatan seperti kemarin PKM 5 Bidang, PMW, Tanoto, dana beberapa yang tempat/institusi saya submit tapi ujung-ujungnya ditolak. Proposal yang Fitrawan coba submit sudah ditolak tujuh kali hingga akhirnya lolos pendanaan dari Kemenristedikti. Tepatnya pada perhelatan Perusahaan Pemulai Berbasis Teknologi (PPBT) yang diadakan oleh Kemenritekdikti. Dengan proses yang sangat panjang, tahap demi tahap. Hingga akhirnya proposal yang ditrawan ajukan mendapat dana, lumayan untuk digunakan dalam perkembangan bisnis ini.

“Bagaimana bisnis anda saat ini?
Dengan adanya dana dari Kemenristekdikti, Fitrawan sudah membangun pabrik untuk membesarkan bisnisnya. Dari segi pemasaran, Fitrawan sudah memasarkan produk ke beberapa perusahaan, hotel, dan masyarakat tentunya. Sudah ada kontrak dengan beberapa perusahaan untuk menggunakan oil dari Rolic dalam perusahaannya. Selain itu, untuk menarik minat pasar terhadap produk Rolic, Fitrawan selalu membuka stand-stand di beberapa kegiatan untuk memamerkan produk Rolic ke masyarakat.

Pertanyaan penutup dalam program kerja Secangkir Literasi “Menjadi Sociopreneur muda” terkait keterlibatan masyarakat.

“Apakah anda melibatkan masyarakat dalam usaha anda?”
Awalnya kami belum melibatkan masyarakat dalam usaha ini, tetapi untuk saat ini kami sudah melibatkan masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pembuatan produk ini. Proses keterlibatan masyarakat dari hulu hingga hilir dalam pembuatan produk Rolic. Beberapa komponen yang telah disebutkan sebelumnya, terutama dalam komponen Jeruk Pamelo (bahan baku Rolic), Fitrawan memanfaatkan masyarakat sebagai supplier. Jadi limbah tidak sekedar menjadi limbah lagi, tetapi sudah memiliki nilai tambah. Selain itu, masyarakat juga dilibatkan dalam proses pembuatan pamelo leon, lampu pijar yang berguna untuk memanaskan ekstraksi buah jeruk pamelo tadi.

Sebelum menutup acara malam itu, moderator kemudian melanjutkan sesi selanjutnya yakni sesi Tanya jawab dengan pemateri. Beberapa pertanyaan yang terlontar dari audiens bukan hanya terkait dengan lika liku Fitrawan Mufli membangun Bisnisnya, tetapi juga terkait dengan Tips dan Trik untuk membangun bisnis. Pertanyaan itu terlontar dari beberapa peserta diskusi yang juga saat ini sedang merintis sebuah usaha. Fitrawan Mufli kemudian menjawab dengan lugas setiap pertanyaan yang terlontar dari peserta diskusi. Setelah sesi Tanya jawab berakhir, moderator kemudian menutup acara diskusi malam itu. Akhir dari diskusi ini ditutup dengan sesi foto bersama. 

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna Veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat.

0 comments:

Posting Komentar

PENGURUS 2019
image
Mohd. Riswan bin Jamal
Ketua Umum
image
Andi Khusnul Fatima Bahar
Sekretaris Umum
image
Isna Lestari
Bendahara Umum
Address

ContactInfo

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Cupiditate veritatis modi, sunt atque, reprehenderit aut!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Cupiditate veritatis modi, sunt atque, reprehenderit aut!

Address:

25, Lomonosova St. Moscow, Russia, 665087

Phone:

+01 7070771723, +01 8956412305

Email:

support@myname.com