Selamat Datang di Website Resmi
UKM KPI Unhas

UKM KPI Unhas merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Hasanuddin yang bergerak di bidang Keilmuan dan Penalaran

Postingan

Postingan Terakhir

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1440 H



Bismillahirrahmanirrahim.

Saat hitam kembali menjadi putih, saat gelap kembali menjadi terang. Fajar hari kemenangan telah menyambut. Takbir telah arungi cakrawala, menggema dengan perkasanya. Membawa sinar terang kedamaian dan kesucian.
Menebarkan berkah di Idul Fitri yang suci.
Untuk setiap kesalahan, kembali pada pengampunan

Keluarga Besar UKM KPI Unhas, mengucapkan
Selamat idul fitri 1440 H.
Taqobballahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faizin.

"Maaf memang tidak akan mengubah masa lalu, tapi mengubah masa depan"

#JayaPenalaran
#JayaUKMKPIUnhas
#KabinetSemangatBersatu2019

OPEN SUBMISSION JURNAL ABDI

Jurnal ABDI (Sosial Budaya dan Sains) adalah jurnal yang diterbitkan sebagai sarana bagi  mahasiswa untuk menghidupkan tradisi mengkaji dan meneliti melalui publikasi karya ilmiah. Jurnal ini berisi hasil kajian dan penelitian ilmiah yang diterbitkan oleh UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin.

ABDI menerima publikasi berupa naskah penelitian, review artikel, dan editorial. Tahun ini ABDI akan mempublikasikan artikel ilmiah yang relevan dengan tema “Riset Mahasiswa dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030”. Artikel yang disubmit sebaiknya masuk dalam lingkup jurnal di antaranya Sosial, Budaya dan Sains.

Submission Paper: Juni – Oktober 2019
Template Naskah : bit.ly/2HMXR89

Naskah dikirimkan ke kpiunhas@gmail.com dengan subjek “ABDIJournal_Nama_Universitas_Fakultas”

Contact Person:
Fajri Suloi (085397007548)
Vietgar (082293133880)

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa


APLIKASI EKSTRAKSI FERMENTASI LEGUNDI (Vitex trifolia L.) SEBAGAI BIOAKTIVATOR ALAMI DALAM MERANGSANG PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN CABAI BERDASARKAN WAKTU SECARA IN VITRO


PENGARUH SELF-ACCEPTANCE NARAPIDANA LEMBAGA PERMASYARAKATAN TERHADAP EMOTIONAL COPING STRATEGY (STUDI PADA LAPAS NARKOTIKA IIA KAB. SUNGGUMINASA GOWA)


ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN CLEANING SERVICE SEBAGAI TENAGA KERJA KONTRAK (OUTSOURCING) PT PRIMA MITRA KLIN DI UNIVERSITAS HASANUDDIN


PEMANFAATAN DAUN TREMBESI (Samanea saman) DAN MAHONI (Switenia macrophyla) SEBAGAI BIOSORBEN EMISI KENDARAAN BERMOTOR UNTUK MAKASSAR BEBAS POLUTAN


ANALISIS FUTURE ORIENTATION PADA REMAJA BERHADAPAN HUKUM (Studi pada Anak di Shelter P2TP2A Kota Makassar)






DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP MARMALADE BUAH NAGA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA JUAL PRODUK PANGAN


PENGALAMAN BARU, CALON MASA LALU


PENGALAMAN BARU, CALON MASA LALU

Oleh: Suci Sriwulandari
Angkatan 10 UKM KPI Unhas 

          Pertama-tama, perkenalkan namaku Suci Sriwulandari, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya, Departemen Sastra Barat Roman/Perancis, Universitas Hasanuddin, angkatan 2017. Baiklah, refleksiku akan aku awali dari aku memutuskan mendaftar di UKM KPI UNHAS, aku lupa tepatnya hari apa tanggal berapa, yang aku ingat aku menuju sekretariat UKM KPI UNHAS untuk menyetor formulir pendaftaran bersama teman-temanku pada sore itu. Di sekretariat, aku menjumpai kak Fiki, Kak Fadjrin dan kak Novi. Datang disana, berasa disambut baik oleh mereka di rumah ilmiah yang mereka cintai. Rumah Ilmiah itu adalah sekretariat sementara namun tetap terurus dan terawat.
          Tiba waktunya open recruitment tahap pertama yang panitia namakan meet and greet, hari itu adalah hari yang cukup cerah untuk membangun mood seorang perempuan yg moody-an sepertiku, karena entah mengapa aku sangat excited akan hal ini. Rasa simpati terhadap sebuah organisasi telah lama hilang dari diriku kini muncul kembali. Mengapa tidak? UKM atau organisasi ini adalah wadah yang aku harapkan dalam mengembangkan bakat yang ada pada diriku, salah satunya menulis, sebelum memutuskan mengambil jurusan sastra pun, aku memang sudah gemar menulis. Dengan menulis pikiran liar yang ku punya perlahan lahan akan berubah menjadi sebuah hal yang bermakna dan positif. Banyak hal berkesan yang aku alami pada tahap ini yang pasti membuatku bahagia sampai tertawa lepas seperti hal konyol yang dilakukan temanku, Naufal yang sangat akrab ku panggil Nopal, dia teman baikku bahkan sangat baik, aku mengenalnya sejak duduk di bangku SMP, masa SMP ku di dominasi olehnya, dia sangat baik terhadapku bahkan mungkin semua orang. Selain Nopal, aku juga punya 2 orang sahabat yang sama-sama mendaftar di UKM KPI UNHAS yang kebetulan memiliki passion yang sama terhadap kepenulisan dan sastra, mereka adalah Novia dan Wirdah, mahasiswa Sastra Jepang dan Sastra Indonesia, beberapa orang di fakultas seringkali memanggil kami dengan sebutan Trio sastra. Oh iya, aku satu SMA bahkan sekelas dengan mereka waktu itu. OPREC tahap pertama ini sangat berfaedah menurut aku, karena dari sini aku mendapat ilmu baru, aku mengenal orang-orang baru, dan mengagumi beberapa dari mereka. Jujur saja, pada OPREC tahap pertama ini aku langsung kagum kepada kak Faisal, Ketua umum UKM KPI UNHAS periode sekarang, aku kagum dengan caranya menyampaikan sambutan, ada kalimat yang beliau sebut dan akan selalu ku ingat, "Negeri ini butuh orang-orang inovatif, bukan mereka yang mencaci tanpa memberi solusi", kata beliau dengan tegas. Saat itulah aku melihat jiwa kepemimpinan pada diri beliau. Pada tahap ini juga aku banyak belajar tentang setiap bidang PKM dari presentasi-presentasi yang kakak-kakak senior tampilkan.
          Tiba saatnya tahap kedua, tahap ini adalah tahap mentoring, kami dibagi menjadi beberapa kelompok dari beberapa bidang PKM, aku memutuskan memilih PKM-M pengabdian masyarakat. Perkenalkan mentor kesayanganku, namanya kak Husnul Hatimah, dia baik, cantik, lemah lembut dan selalu memotivasi. Beliau membagi kami ke dalam kelompok yang lebih kecil lagi, aku di kelompok 1 bersama teman-temanku Novia,Nihar,Marlin dan Imam, bertemu teman-teman baru yang berasa telah lama mengenalnya membuatku senang karena perasaan seperti itu memang jarang aku rasakan. Mereka baik, kita saling peduli. Aku dipercayakan menjadi ketua kelompok di kelompok kami, saat itulah semangat aku sangat berapi-api bukan karena aku ketua kelompok tapi karena tanggung jawab dan ketertarikan ku terhadap hal ini membuatku termotivasi. Setiap waktu kosong perkuliahan, aku pasti menyempatkan memikirkan tentang PKM. Karena rasa excited yang tinggi, aku tidak sabar menuju tahap presentasi bahkan aku berinisiatif membuat materi pada power point yang akan kami presentasikan. Namun, kehendak Tuhan berkata lain, salah satu hal terburuk terjadi dalam hidupku dan aku sangat tidak siap untuk itu, tepatnya jumat, 2 November 2018, H-2 presentasi ayahku berpulang ke pangkuan sang maha pencipta, entahlah setelah hari itu aku seakan tidak merasakan apapun.
          Hari baru ku mulai pada tahap wawancara, aku juga tidak mengerti mengapa aku bisa menuju tahap ini sedangkan aku tidak mengikuti tahap sebelumnya tapi aku sangat bersyukur dan selalu bersyukur akan hal baik yang di lakukan oleh  tangan-tangan baik di sekitarku. Pada tahap ini, kami para peserta di wawancarai sebanyak 3 kali, dan point wawancaranya juga berbeda-beda seperti Kepemimpinan,Kepribadian, dan Kelembagaan. Menurutku, Para pewawancara waktu itu adalah orang-orang yang cerdas dan lebih banyak berpengalaman tentunya.
          Tibalah saatnya tahap akhir pengukuhan dan TOSS (Training of Smart Students) hari itu hari bahagia bagi kami angkatan 10 karena telah resmi di kukuhkan dan disumpah untuk menjalankan tanggung jawab dan resmi pula menjadi bagian dari keluarga besar UKM KPI UNHAS. Banyak ilmu yang aku dapat dari tahap ini, aku akhirnya tahu apa itu KPI, sebuah UKM yang dirintis pada tahun 2007 dan resmi didirikan tahun 2009, aku juga bisa mengerti tujuan dari visi misi nya, devisi-devisi dari UKM KPI itu sendiri, alur keanggotaan, analisis SWOT dan refleksi yang salah satu contoh pengaplikasiannya melalui tulisan ini, di awal pembukaan materi refleksi, aku teringat dengan sebuah pepatah, "Pengalaman adalah guru yang terbaik", aku sangat setuju akan hal itu, sebuah pelajaran akan kita dapatkan dari sebuah pengalaman, kita akan tahu baik buruknya sesuatu dari sebuah pengalaman. Seperti hari itu aku juga mendapat pengalaman yg ku pikir ada sisi baik dan buruknya, sebelumnya aku ingin meminta maaf kepada kakak-kakak karena mungkin hari itu aku terlalu banyak tertawa, itu karena temanku, Nopal melakukan hal konyol lagi, dia terlambat dan katanya dia di kukuhkan online melalui Live akun Instagram UKM KPI, tentu hal itu membuat aku tertawa tapi tidak lama karena aku sadar aku sedang berada dimana.
          Hari kedua TOSS, kita sebelumnya di bagi menjadi beberapa kelompok lagi, aku di gabung ke dalam kelompok 13 dan kami mempersembahkan sebuah lagu, namun aku datang terlambat jadi tidak mengikuti persembahan. Di tahap ini kami di minta membuat surat kagum untuk salah satu senior dan kado dengan harga maksimal 10 ribu rupiah, aku memutuskan untuk membuat surat kagum untuk kak Husnul Hatimah, mentor kelompok kami saat tahap mentoring. Aku sebenarnya juga kagum pada kak Mukrima Tunnisa, dia baik, lemah lembut, cantik, anggun dan ku pikir beliau orang yang selalu ada untuk kami angkatan 10, apapun yang kami tanyakan pasti dia jawab, dia tidak pernah bosan mendengar keluh kesah kami di grup, itu sebabnya kadoku ku berikan kepada kak Mukrima, dengan harapan semoga beliau suka walaupun aku tidak bisa menyebutkan apa isinya dan pada kado itu juga aku tidak menulis namaku. Kak Fiki juga seperti kak Mukrima yang baik, murah senyum dan selalu ada, wajar karena beliau Ketua Panitia, beliau menjalankan tugasnya dengan sangat baik pula.
          Pada kegiatan TOSS ini kami di ajak bermain Ranking 1 setelah kami menunaikan ibadah sholat duhur, aku hanya sampai 10 besar pada permainan ini, permainan ini sangat seru dan menyenangkan bagiku. Setelah itu kami makan siang bersama. Pada tahap ini pula kami diajak berpikir dengan nalar, melalui diskusi analisis SWOT. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama angkatan dan senior-senior. Angkatan kami di sebut ASEP yang disingkat dari angkatan sepuluh, angkatan sejuta prestasi. Semoga itu adalah doa, semoga angkatan kami nantinya memiliki sejuta prestasi. Terima kasih sebesar-besarnya kepada kakak-kakak semua. Senang bisa menjadi keluarga. Sekarang aku hanya dapat menyimpulkan bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan dan sungguh-sungguh bermanfaat.  How wonderful activities!

Jaya Penalaran, Jayalah UKM KPI UNHAS

BERCERMIN DIRI MEMBAWA LANGKAH MENUJU JEJAK PERUBAHAN



BERCERMIN DIRI MEMBAWA LANGKAH MENUJU JEJAK PERUBAHAN

Oleh: Nur Imam Masri
Angkatan 10 UKM KPI Unhas 

            Matahari terbit di pagi hari hingga terbenam di sore hari saat melakukan aktivitas keseharian, makan, minum dan aktivitas yang lain secara tak sadar memberi banyak pelajaran yang kita tidak sadari. Berbicara tentang kehidupan ada masa lalu, sekarang dan masa depan. Ada banyak hal yang yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran dengan megambil pengalaman yang lalu, optimalisasi diri hari ini, serta rencana lebih baik di masa depan. Banyak cerita hidup yang telah saya jalani, yang telah saya amati dan dapat mengambil hikmah dari jalan hidup saya. Suatu hari saat berjalan di kampus, terlihat sebuah spanduk yang menjadi awal perjalanan saya mencoba hal baru dalam organisasi kemahasiswaan “Open Recruitment UKM KPI”. Spanduk ini sangat menarik dan membuat saya tergugah, menurut saya sangat keren. Dengan judul Open Recruitment UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah sangat membuat saya tertarik dengan event keren ini. Serta terpampang foto kakak-kakak UKM KPI dengan senyum hangat yang membuat saya sangat tergugah, saya merasa kekeluargaan yang dibina sangatlah erat dan sangat menyenangkan jika dapat bergabung disini. Pertama kali mengikuti Open Recruitmen UKM KPI ini memberi saya momen baru dalam dunia pekuliahan, sangat banyak langkah, rintangan, serta hambatan untuk menggapai posisi tersebut. Mulai dari tahap pendaftaran sampai pengukuhan saya lewati dan Alhamdulillah saya resmi menjadi Anggota UKM KPI Unhas Angkatan 10. Sangatlah berkesan dan berharga, memberi kesan nyata akan usaha yang telah saya lakukan.
Pendaftaran dilakukan dengan pengumpulan formulir. Namun saat melihat jadwal yang telah ditentukan ternyata pendaftaran sebentar lagi akan ditutup. Saat itu di malam hari saya berangkat dari gowa menuju kampus unhas tamalanrea yang sangat jauh untuk bisa mengumpulkan formulir. Karena saya rasa sangat rugi jika saya tidak ikut kegiatan ini. Setelah saya sampai di gedung pkm sementara, saya yang baru pertama kali datang kesana sangat heran apakah saya datang di tempat yang benar. Lingkungan yang terpencil ruang yang sangat gelap membuat saya kebingungan. Tapi saya mencoba masuk kedalam gedung dengan arahan, akhirnya saya sampai ke sekret UKM KPI yang dikenal dengan sebutan “Rumah Ilmiah”.  Malam hari disertai dengan kemacetan di jalan, terbayarkan setelah saya masuk ke rumah ilmiah. Saya mendapatkan sambutan hangat dari kakak-kakak dan senyum sapa dengan sangat ramah. Saya pergi dengan hati gembira dan tenang serta saya rasa semua perjuangan hari ini tidaklah sia-sia. Disinilah saya semakin meyakini bahwa sabar adalah salah satu kunci kesuksesan. Dengan sabar dapat menjadikan saya pribadi yang dapat menulusuri masalah untuk mencari segala bentuk hikmah sebagai bahan refleksi dan evaluasi diri.
            Saya Nur Imam Masri, dari Departemen Informatika, Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, dengan jarak yang jauh dengan tempat kegiatan Oprect membuat saya datang terlambat ketempat kegiatan. Dengan itu saya harus berangkat lebih awal agar tidak terlambat mengikuti kegiatan, namun saya kadang menunda-nunda waktu sehingga saya yang tadinya dapat tiba tepat waktu menjadi terlambat ditambah dengan perjalanan yang macet menambah keterlambatan saya ke tempat tujuan. Dari hal itu saya merenungi apa yang harus saya perbuat untuk mengatasinya, saya mengerti bahwa saya harus lebih disiplin lagi dalam memanajemen waktu. Akhirnya saya mendapatkan tekad untuk itu dan alhamdulillah dalam keseharian, saya lebih bisa mengatur waktu dengan baik dan bisa lebih tepat waktu hadir dikegiatan Oprect ini.
Open Recruiment UKM KPI Unhas dengan 4 tahap penyeleksian yakni Tahap Pendaftaran, Tahap Mentoring dan Presentasi, Tahap Wawancara, dan Pengukuhan. Sungguh banyak pengalaman berharga yang saya dapat, sangat berkesan dan berarti. Tahap yang paling kontributif yakni tahap mentoring dan presentase karena melatih saya untuk lebih percaya diri dan dapat bekerja sama. Saat pertama tahap mentoring saya sangat senang karena saya dapat belajar lebih dari kakak mentor, namun harapan saya bertolakbelakang dengan realita yang terjadi. Tahap Mentoring ini menuntut saya untuk lebih aktif dan dapat bekerja sama karena akan diadakan pembagian kelompok untuk mentoring pkm 5 bidang. Saya yang kurang mampu untuk bekerja sama dengan baik disertai dengan anggota kelompok yang juga menyandang kakak senior di kampus membuat saya lebih pasif dan agak canggung untuk bekerja sama dan menjadi tidak produktif. Setelah pembagian kelompok pkm, dua hari kemudian saya mengamati tidak ada pergerakan dan kemajuan dari kerja kelompok ini semuanya terasa vakum. Hal ini membuat saya keluar dari jati diri saya dan menjadi lebih bertanggung jawab, saya harus berbuat sesuatu agar kelompok ini dapat terselamatkan. Walapun saya harus berusaha membuang rasa takut dan rasa ragu untuk menghubungi mereka, saya harus tetap mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Setelah berbincang dengan mereka ternyata bukanlah sesuatu yang tak mungkin, dari hal itu saya dapat lebih berani dan tak harus menganggap senior menjadi sesuatu yang sangat mengerikan, mereka sangat baik dan dapat berkomunikasi dengan baik. Dari hal ini saya dapat menjadi lebih bertanggung jawab dan dapat keluar dari sikap individual yang selama ini menghambat saya untuk lebih bekerja sama sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat terwujud.
             Seiring berjalannya waktu, hari-hari selanjutnya saya amati kontribusi dan kerja sama mulai berkurang. Karena terdapat kesibukan lain serta kevakuman salah satu anggota yang menghambat berjalannya penyusunan proposal. Dan butuh waktu yang lama untuk dapat menerima kabar dari mereka, tapi saya belum menyerah saya tetap terus mengubungi agar mereka dapat terpanggil kembali. Ini adalah pertama kalinya saya menyusun proposal dan masih banyak yang belum saya ketahui apa-apa saja yang perlu dikerjakan, dan hal hal yang perlu dalam proposal. Oleh karena itu, saya membutuhkan mereka serta kak mentor untuk membimbing dan bekerja sama dalam pengerjaannya. Namun mereka yang agak sibuk membuat saya tak bisa untuk mengambil ilmu untuk saya terapkan dalam proposal nantinya maka saya hanya bisa berkonsultasi dengan kak mentor tentang proposal ini. Namun beberapa hari menjelang tahap presentasi, proposal belum rampung dan masih banyak bagian yang belum selesai. Saat itulah saya mulai merasa jenuh, bosan, dan kecewa. Saya mulai menyerah akan hal ini. Menerima dengan pasrah apa yang akan terjadi dan akhirnya saya mulai tidak bersemangat dan pasif untuk mengerjakan proposal ini. Dua  hari menjelang tahap presentasi menjadi puncak keresahan saya dan akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri dalam pengerjaan proposal. Kepada kak mentor telah saya sampaikan segala keluh dan kesah dan memohon maaf untuk mengundurkan diri. Namun kakak mengatakan bukan hanya kamu yang mengalami masalah seperti ini bahkan ada yang lebih buruk daripada yang kamu alami. Jika memang kamu ingin mencapai sesuatu mengapa kamu tidak berinisiatif sendiri untuk mengerjakannya dan jika ingin menggapai dan mewujudkan suatu mimpi maka tekadkan dalam hati dan pikiran bahwa saya harus bisa menggapai itu tetap bersemangat saya yakin kamu pasti bisa. Serontak hati dan pikiran saya tergetar merenungi, bahwa saya terlalu cepat untuk menyerah ini bukan saatnya saya berdiam diri dan hanya menyaksikan apa yang akan terjadi nantinya. Setelah itu saya mulai bersemangat dan ingin lebih menampilkan sesuatu yang lebih berkesan nantinya. Saya kembali menghubungi mereka walaupun hanya salah satu yang merespon ajakan saya. Mulai lah saya berproses pengerjaan proposal dan alhamdulillah proposal  dapat selesai dengan baik dan mengesankan. Mulai dari mentoring hingga saat pengumpulan proposal, saya mendapat suatu wawasan dan pelajaran“ Kelemahan terbesar adalah menyerah. Cara paling pasti untuk sukses adalah mencoba sekali lagi. Jangan sesekali mengucap selamat tinggal bila kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan menyerah atas impianmu, impian memberimu tujuan hidup. Semangat!”. saya harus mencoba, saya tidak tahu takdir saya nantinya tapi tetaplah berusaha dan lakukan yang terbaik.
            Tahap selanjutnya adalah tahap presentasi. Sebelum presentasi, saya merasa sangat gugup, ini pertama kalinya saya membawakan sesuatu di depan umum kepada kakak dan teman-teman dari fakultas yang berbeda dengan angkatan yang berbeda. Saya pesimis apakah presentasi ini akan berjalan baik. Akan tetapi rasa gugup sebelum tampil dan rasa takut, terminimalisir karena semangat teman kelompok saya yang bertekad untuk menampilkan yang terbaik. Dia sangat ingin menampilkan presentasi terbaik, walaupun hanya berdua  kamipun berlatih membawakannya dan mengkreasikan kekompakan kami pada saat presentasi. Presentasi pun berjalan dengan lancar. Setelah tahap presentasi diumumkan lah kelompok yang menjadi presentasi terbaik dan alhamdulillah kelompok saya yang terpilih. Saya sangat heran dan juga sangat senang dan bahagia. Dari sini telah saya simpulkan bahwa “Usaha tak akan mengkhianati hasil”  jika kita yakin lakukan lah sebaik mungkin percaya pasti bisa dengan berusaha serta doa jika allah berkehendak pasti akan tercapai. Kukatakan dalam hati “Apapun perjuangan saya hari ini pasti akan ada hasilnya. Tetap berusaha, berdoa dan jangan pernah putus asa.”.Semangat.
Tahap selanjutnya, tahap wawancara telah saya lalui dan akhirnya yang paling saya nantikan adalah Pengukuhan Angkatan 10 UKM KPI Unhas. Dengan memakai almamater kami menyanyikan lagu Indonesia Raya dan juga Mars Unhas sebagai lagu lambang Universitas kami, kami nyanyikan dengan suara yang lantang dan semangat, dalam ruangan yang dingin dan tertutup suara getaran suara memenuhi ruangan itu, bulu bulu terasa merinding dan hati bergetar seraya mengatakan saya sangat bahagia. Saya katakan dalam hati inilah perjuangan saya dan hari ini telah saya lihat hasilnya sungguh sangat gembira dan bahagia. Pengukuhan telah dilaksanakan dan akhirnya saya resmi menjadi anggota UKM KPI unhas. Disertai pembacaan doa dan harapan bersama. Berakhirlah acara pengukuhan ini.
---
            Setiap orang memiliki cara tersendiri dalam menjalani kehidupan. Setiap langkah yang dijalani memberi cara serta mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu sesuai dengan perspektif masing-masing. Pengalaman yang dialami tentu ada yang mengesankan dan ada pula yang tak mengesankan, tergantung dari bagaimana cara masing-masing individu melihat dan menghayatinya. Disinilah pentingnya sabar, dengan sabar dan ikhlas akan membuat kita dapat menelusuri setiap relung masalah untuk mencari segala bentuk hikmah sebagai bahan refleksi dan evaluasi diri. Dan dari pengalaman tersebut kita dapat mendapatkan pengajaran. “BERCERMIN DIRI MEMBAWA LANGKAH MENUJU JEJAK PERUBAHAN”, Pelajari sesuatu dalam hidup. Yang dapat mendatangkan pelajaran serta pengalaman sebagai pendorong untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa yang akan datang sebagai perubahan untuk diri maupun kepada orang lain.

إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d:11)
Terimah kasih kepada UKM KPI Unhas yang telah mengubah saya menjadi pribadi yang lebih baik serta kakak – kakak yang berkontribusi langsung kepada kami memberikan kami ilmu dan keluarga baru yang sangat harmonis. Semoga UKM KPI Unhhas dapat berkembang lebih maju kedepannya dan semoga ilmu kakak dapat kami manfaatkan dengan baik dan dapat menjadi amal jariyah nantinya. Sangat banyak wawasan dan pelajaran yang luas yang saya dapatkan. Tak menyesal dapat ikut serta dalam kegiatan ini. Sekian.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh