Postingan

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : TOLONG, JANGAN HABISKAN KOPI ILMIAH MU KAWAN !


TOLONG, JANGAN HABISKAN KOPI ILMIAH MU KAWAN !
Andi Muh. Wahyu Arfansyah, S.IP
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Angkatan III, UKM KPI Universitas Hasanuddin

Bangkit adalah urusan jiwa. 
Bukan keadaan yg mengungkungnya. 
Kebahagiaan ada di dalam hati, 
bukan tampilan luar. 
Karenanya kebahagiaan tidak tergantung pada apa yang kita miliki, 
tetapi pada apa yang kita perbuat, teruslah berbuat baik, baik, dan baik. 
(Andi Muh. Wahyu Arfansyah, S.IP)

Bagi para pecinta kopi, mendengar nama kopi ilmiah mungkin sangat asing ditelinga, bahkan rasanya juga  belum pernah tersentuh di lidah mereka (para pencinta kopi). Membayangkannya saja orang pasti penasaran apakah kopi itu rasanya enak atau tidak. Pasti mereka akan bertanya-tanya, kopi apa itu ? Bagaimana rasanya ? . Silahkan bertanya, karena semakin banyak anda bertanya, maka semakin banyak pengetahuan yang anda tahu. Bukankah ada peribahasanya yang mengatakan bahwa “malas bertanya maka akan sesat dijalan”. Kopi ilmiah yang saya maksud disini adalah kopi biasa, kopi yang sangat mudah dijumpai di warkop-warkop dikota ini (Makassar), rasanya juga sama dengan minuman kopi pada umumnya, ada yang manis dan pahit tergantung selera kita memilih yang mana. Namun yang membedakan kopi ilmiah ini dengan kopi pada umumnya adalah suasana dan letak tempat kita ketika menikmati kopi ini. Kopi ilmiah ini hanya bisa ditemukan  dan didapatkan di rumah ilmiah. Kalian harus ingat, rumah ilmiah bukanlah warung atau kedai kopi. Tapi, rumah ilmiah adalah sebutan dari kantor sekretariat unit kegiatan mahasiswa keilmuan dan penalaran ilmiah atau disingkat dengan ukm kpi unhas tepatnya di kawasan bumi tri dharma universitas hasanuddin di gedung pusat kegiatan mahasiswa universitas hasanuddin (PKM 1) lantai 2. 
Menurut sejarah dari para kanda-kanda senior kpiers “butuh  bertahun-tahun dan perjuangan ekstra keras untuk mendapatkan dan mendirikan rumah ilmiah ini”. Rumah atau organisasi yang menjadi langkah awal para generasi kpiers untuk belajar, berdiskusi, dan menulis, sebelum mereka masuk dalam dunia alumni. Tentunya alumni dari status mahasiswa universitas hsanauddin, tapi tidak ada kata alumni untuk terus menulis. Berbicara tentang ukm kpi unhas tentu tidak ada habisnya dan butuh secangkir kopi ilmiah untuk bisa menemani pembicaraan kita agar pembicaraan lebih santai namun tetap serius. Okee kita lanjut, jadi ukm kpi unhas adalah ukm yang boleh dikatakan paling muda diantara ukm-ukm lainnya di gedung pkm 1 dan 2 universitas hasanuddin. Usianya baru tujuh tahun, namun bisa dikatakan sepak terjang organisasi dan para kader-kadernya sangat luar biasa. Ini bisa dilihat dan di buktikan dari prestasi-prestasi akademik dan lomba-lomba yang mereka ikuti, lomba yang dimaksud disini lomba (lkti, lktm, debat, essay, pimnas, puisi, dll) ada juga conference regional, nasional, bahkan internasional, camp, dan masih banyak lagi. Pokoknya kalau mau datang untuk membuktikan bisa datang ke sekretariat ukm kpi unhas. Ketika anda sudah berada didalam sekret suasana di dalam sekretnya pasti tidak bisa diungkapan lewat kata-kata.
 Ukm kpi unhas berdiri pada tanggal 18 april 2009 butuh perjuangan keras dari kakak-kakak perintis ukm kpi ini sehingga bisa berdiri sampai sekarang dan butuh banyak kopi lagi untuk melanjutkan pembicaraan kita tentang ukm kpi agar bicara tetap jalan. Ukm kpi unhas adalah organisasi kemahasiswaan minat dan bakat yang backgroundnya adalah bidang keilmuan dan penalaran atau lebih tepatnya adalah bidang kepenulisan. Namun selain bidang kepenulisan ukm kpi juga mewadahi tentang kajian, penelitian, dan pengbadian masyarakat. Ibarat sebuah rasa kopi, kopi ilmiah ini memiliki rasa 3 in 1, kita sudah bisa belajar menulis, kita belajar lagi tentang kajian, penelitain, dan pengabdian.  Untuk mendaftar sebagai seorang calon anggota ukm kpi unhas cukup mudah yang penting calon kader harus terdaftar sebagai mahasiswa universitas hasanuddin. Namun, ingat untuk menjadi seorang kader-kader terbaik yang berjiwa kpiers tidaklah muda, butuh perjuangan keras, perjuangan yang tidak boleh putus atau menyerah karena alasan lelah. Karena sekali anda menyerah dengan alasan yang sederhana kalian akan menyesal. Bukankah kita di ciptakan sebagai manusia untuk terus berbuat baik, lakukan yang terbaik, dan tentunya terus beribadah Kepada-NYA, karena perjuangan tanpa do’a sangatlah sia-sia. 
Begitupun juga kopi ilmiah walaupun rasanya manis kalau ketika kita meminumnya dengan hati yang kusut dan muka yang masam tentu kopi itu juga akan hambar rasanya. Namun biarpun kopi ilmiah itu rasanya pahit, tapi ketika kita meminumnya dengan hati yang damai, ditemani celoteh para kader di mestra (meja startegis) kpiers, dan di suguhi gorengan dari mace-mace (sebutan dari para pedagang kaki lima di pkm) tentu akan nikmat rasanya. Bukankah kebehagiaan kita yang ciptakan, kalau begitu ciptakan kebahagianmu lewat caramu sendiri. Meminum kopi ilmiah punya cara dan teknik tersendiri, kopi ilmiah paling pas dan enak dinikmati kalau lagi ada  kajian, namanya kajian revolusi secangkir kopi. Tohh, pas kan momentnya kajian revolusi secangkir kopi, plus ditemani sama secangkir kopi ilmiah. Sungguh luar biasa. Tapi kalian harus ingat ada kalanya kita meminum kopi ilmiah yang manis atau hitam pahit, karena kita juga harus minum air putih  yang banyak sehingga pencernaan kita tidak terganggu. Ibarat kalau masuk waktu ibadah sholat, laksanakan ibadah sholat dulu, setelah selesai sholat silahkan lanjutkan lagi kajian itu. Pasti perasaan dan hatipun akan tenang. Karena sepandainya-sepandainya kita, tentu tidak ada artinya tanpa ibadah kepadah Tuhan Yang Maha Esa, kan tujuan kita diciptakan untuk menyembah dan beribadah Kepada Allah SWT.  
Kopi ilmiah adalah satu dari sekian banyaknya hal unik yang ada  dalam rumah ilmiah, kopi ilmiah punya cara tersendiri agar memanjakan para penikmatnya. Begitupun para penikmatnya punya cara tersendiri untuk meminum kopi tersebut, tergantung masing-masing orang yang penting tujuannya jelas sama-sama menginginkan rasa nikmat dari kopi ilmiah yang kita minum. Prinsipnya seperti begini, berpikir lah seperti kopi meskipun dalam kondisi rasa manis atau pahit, kopi akan tetap menemani dan memberikan yang terbaik bagi para penikmatnya. Tanpa mengenal dari mana penikmat kopi itu berasal dan dari golongan apa yang meminum kopi itu. Begitupun kita sebagai seorang kader yang dilahirkan dan dibesarkan dari rumah ilmiah, walaupun dalam kondisi seperti apapun, selama masih bisa memberikan yang terbaik bagi kita sendiri dan orang-orang disekitar kita, maka lakukanlah jangan tunda-tunda. Lakukanlah yang terbaik sampai jiwa telah berpisah dari raga untuk selama-lamanya.
Mengutip kata-kata dari senior kpi “jalankan saja mi” (jalankan saja), sebuah kata yang sangat sederhana namun sarat akan makna. Maksudnya, apa yang kita inginkan dan lakukan selama itu masih dalam kebaikan, jalankan saja, tidak usah takut atau ragu. Jangan pikir hasil akhirnya, tapi berproseslah agar bisa mencapai akhir itu. Sebagai kader kpi yang baik tentunya menanamkan sifat dan jiwa-jiwa petarung dan pemenang serta tetap santun dan merendah, sangatlah penting karena dari sinilah kita bisa mengetahui karakter diri kita sendiri. Karena yang mengetahui siapa kita sebenarnya bukanlah orang lain tapi diri kita sendiri.  Makanya tidak heran kalau akhir-akhir ini rumah ilmiah terus kedatangan orang-orang hebat dari perwakilan-perwakilan elemen 14 fakultas yang ada di universitas hasanuddin. Karena mereka bergabung di rumah ilmiah ini mempunyai tujuan bahwa mereka tidak lagi ingin menjadi saksi sejarah kebangkitan dan kejayaan negeri ini tetapi kelak mereka adalah para pelaku sejarah yang akan mengembalikan kejayaan negeri ini. Karena mahasiswa hari ini adalah pemimpin hari esok.
Kopi ilmiah juga begitu, setiap tahun yang berganti dan setiap kader ukm kpi unhas yang datang dan pergi, pasti sedikit demi sedikit akan terus  berkembang. Agar rasa dan kualitasnya tetap terjaga dan menjadi minuman yang sangat dinikmati oleh para pencinta kopi ilmiah kpiers. Segelas kopi begitu terasa kebersamaannya jika diminum bersama-bersama apalagi jikalau diminum di saat hujan turun, sungguh begitu nikmat. Apalagi saat hujan turun kalian akan mendengarkan suara alami dari gemercik air yang turun begitu damai, tenang, dan syahdu. Tapi kalian harus ingat jangan pernah salahkan kopi ilmiah jika kalian kecanduan dengan aroma dan rasanya, bukankah kalian telah meminumnya sampai habis, maka berterima kasihlah setidaknya kerongkongan mu sudah basah. Ungkapkan lah rasa terima kasihmu dengan cara sederhana tak usah berlebihan cukup, Setelah minum kopi ilmiah jangan lupa cuci gelasmu dan simpan kembali ditempat yang telah ditentukan. Karena kasian jika mestra (meja strategis) yang selama ini menjadi saksi bisu tempat kita berdsiksusi satu sama lain di penuhi gelas-gelas kotor. 
Pertanyaan sederhana suatu saat nanti kan muncul “apakah kopi ilmiah ini akan terus ada menemani setiap waktu, ketika kalian berdiskusi” jawabnya tanya diri kalian. Bukankah setiap masa punya generasi dan setiap generasi punya masa. Kalau itikad kalian baik maka jangan habiskan kopi ilmiah mu kawan. Biarkan kader-kader barumu yang suatu saat nanti akan datang berdiskusi bisa merasakan makna dari setiap teguk kebersamaan dari kopi ilmiah yang kau suguhkan. Karena setiap teguk kopi ilmiah yang kalian minum, ada banyak teriakan saudara-saudara kita dari luar sana yang dilanda kekeringan ingin meminta air minum. Walau itu hanya untuk sekedar berharap agar air itu membasahi kerongkongan mereka. Maka jangan habiskan kopi ilmiah mu kawan bagi kepada mereka yang belum meminumnya. Toh… kalian diajarkan agar terus saling berbagi satu sama lain tanpa mengenal siapa dan dari mana mereka. 
Kopi ilmiah tetaplah kopi, kopi biasa yang dibuat dari tangan orang-orang luar biasa. Kopi yang mempunyai ciri khas tersendiri dari rasa dan aromanya. Kopi yang suatu saat nanti akan dirindukan oleh para penikmat-penikmatnya (kpiers). Kopi yang ada disetiap waktu kebersamaan para kpiers. Kopi yang warnanya hitam tapi begitu banyak hal manis didalamnya, yang tidak bisa diucapkan lewat kata-kata. Kopi yang berbeda dari kopi lainnya, kopi yang tidak dapat kalian temui di setiap sudut kota daeng ini. Ayoo… sudah waktunya kita berdisksusi sebelum berdiskusi, buatlah dulu kopi ilmiah. Segelas kopi ilmiah hangat sudah cukup menemani kalian di dinginnya malam ini. Buatlah sebaik mungkin kopi ilmiah itu agar kau dapat merasakan kekuatan kebersamaan dari rumah ilmiah ini, rumah yang  suatu saat nanti melahirkan pemimpin besar dari negeri ini. 
Tolong, jangan habiskan kopi ilmiah mu kawan !!!
Bagikan kopi ilmiah mu ke mereka yang belum sempat dan belum pernah menikmatinya. 
Ayo berdiskusi
Ayo minum kopi, Kopi ilmiah… Join kopi brother.
Secangkir kopi ilmiah untuk berdiskusi lebih berarti, ketimbang tidak minum kopi, tidak juga berdiskusi hahaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UKM KPI Unhas Designed by A. Khalil Gibran Basir and Templateism | MyBloggerLab Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.