Postingan

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : QUO VADIS UKM KPI UNHAS

QUO VADIS UKM KPI UNHAS
Penulis ; AHMAD AKBAR, Mahasiswa  Statistika FMIPA UNHAS.
Tercatat sebagai Kordinator PSDM UKM KPI UNHAS, Angkatan V.

Napak Tilas mewujudkan Visi Besar Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin (UKM KPI Unhas) sebagai Penggerak dan Pelopor Budaya Ilmiah di Universitas Hasanuddin telah menorehkan angka tujuh tahun dalam berkarya. Disanalah telah lahir berbagai karya penelitian, berbagai pengabdian masyarakat hingga berbuah manis dengan lahirnya berbagai Prestasi baik di Tingkat Nasional bahkan Internasional. Namun, diantara berbagai Prestasi dan Prestise yang patut diapresiasi tersebut, masih ada berbagai pertanyaan yang harus menjadi refleksi dalam tujuh tahun membangun Cita dan Cinta di UKM KPI Unhas. Jati Diri Kompeten, Profesional, dan Kontributif sebagai Standar Mutu Kader apakah telah terwujud atau hanya menjadi ilusi semata ? Sejauh mana UKM KPI Unhas telah menghadirkan kebermanfaatan dalam pengembangan budaya Ilmiah di Universitas Hasanuddin ? Kekhawatiran dimana ada atau tidaknya UKM KPI Unhas ternyata tidak jauh berbeda merupakan sebuah refleksi untuk terus bergerak dalam sebuah visi dan tujuan yang jelas.
Sinergi UKM KPI Unhas
UKM KPI Unhas memiliki Struktur Organisasi yang semestinya menjalankan Fungsi dan Perannya secara Optimal. Mulai dari tataran Dewan Pembina yang diwakilkan oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Hasanuddin, Dewan Pakar yang terdiri dari beberapa Dosen Universitas Hasanuddin, Dewan Konsultatif, Pengurus, dan Anggota. Kondisi kekinian dimana Pengurus yang menjadi lakon utama UKM KPI Unhas harus diubah. Sinergi dari seluruh struktur UKM KPI Unhas dengan mengoptimalkan tugas dan fungsinya masing-masing harus terus terbangun dengan komunikasi dan berbagai forum dan kegiatan yang dihadirkan UKM KPI Unhas.  
“Pada Suatu hari nanti, kita akan menulis tentang sejarah sebuah Gerakan, bukan Biografi seorang Tokoh”. Inilah UKM KPI Unhas. Ia adalah sebuah Gerakan bersama untuk mewujudkan Pengembangan Budaya Ilmiah, bukan sejarah Pengurus ataupun beberapa orang saja. Semua elemen yang hadir di dalamnya harus menunjukkan peran strategis.
Ranah sinergi yang harus diwujudkan tentunya sesuai peran seoptimal mungkin yang mampu diwujudkan sebagai Civitas Academica dengan tugas pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Berangkat dari konsepsi bahwa organisasi terdiri dari sekumpulan manusia dengan hubungan yang bersifat sosial. Ranah disiplin UKM KPI Unhas kedepannya harus melahirkan berbagai Kegiatan yang memiliki fokus, proses, fungsi, dan tujuan yang mampu menghimpun setiap sumberdaya untuk mencapai Visi Organisasi, bukan sekadara Visi Individu semata. Oleh karena itu, sebuah sinergi merupakan hal yang harus terus ditingkatkan dalam proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dalam mewujudkan Visi UKM KPI Unhas.

Tanggung Jawab Bersama
“Setiap Orang bertindak sesuai Pengetahuan dan Pemahamannya” (Anonim)
Era kreatif pada tahun 2010-an menekankan kesadaran manusia dengan kemampuan empati, desain, bercerita, bermain, dan simfoni (Pink, 2015). Bertepatan dengan setahun setelah diresmikannya UKM KPI Unhas pada tahun 2009, era kreatif saat inilah yang menjadi sebuah pendekatan konstektual yang harus dilakukan UKM KPI Unhas saat ini. Organisasi bukan hanya untuk memperbaharui diri sendiri, menunjukkan keunikan, dan meningkatkan citra, tetapi memiliki fungsi pengembangan dan optimalisasi potensi intelektual Sumber Daya Manusia yang ada. 
Kesadaran akan tanggung jawab bersama harus benar-benar diwujudkan untuk menghadirkan berbagai kegiatan partisipatif yang bernilai bottom-up dimana setiap Komponen UKM KPI Unhas menunjukkan peran dan Kontribusinya untuk mengembangkan lembaga ini. Hal ini sejalan dengan perkembangan disiplin manajemen menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara kemajuan inovasi suatu lembaga dengan partisipasi sumberdaya yang ditopang manajemen organisasi yang baik. 
Aktivitas UKM KPI Unhas yang telah dirumuskan membutuhkan perencanaan dan komitmen penuh untuk menyukseskannya menjadi sebuah pelajaran penting bagi setiap sumberdaya UKM KPI Unhas. Sehingga pada hakikatnya, UKM KPI Unhas benar-benar merupakan tempat belajar yang nyaman, tempat berkarya, dan tempat berkreasi dengan tetap menjunjung tinggi citranya sebagai wadah insan intelektual.. Sebagaimana yang kita pahami bahwa disinilah wadah agent of change bagi lingkungan Universitas Hasanuddin. Tentu saja perubahan ke arah yang lebih baik. Dengan kata lain, dalam posisinya sebagai elite terdidik inilah mahasiswa harus melibas sikap individualistic ataupu ego kelompoknya dan menggantinya dengan sikap altruistik alias peduli kepada persoalan masyarakat dan sesama. Tentu saja dalam hal ini ialah bagaimana UKM KPI Unhas harus melihat kampus sebagai benar-benar wadah strategis bukan untuk kelompoknya, tetapi juga untuk Mahasiswa lainnya, akademisi, masyarakat sekitar, serta berbagai staff kampus termasuk yang juga merupakan bagian dari Kampus Merah ini. 
Kewajiban moral UKM KPI Unhas sebagai wadah pengembangan budaya ilmiah pada akhirnya akan melahirkan tanggung jawab bersama dimana setiap anggotanya merupakan agen perubahan dengan terus meningkatkan etos belajar dengan rasa keingintahuan yang tinggi dalam mempersipkan dirinya dalam menghadapi kompleksitas permasalahan dunia. Meskipun setiap mahasiswa memiliki prioritas masing-masing, tentunya secara sadar dan terorganisir UKM KPI Unhas mewadahi peningkatan kualitas dan kompetens, profesionalisme, dan Jiwa Kontributif sebagai Standar Mutu dari Anggota UKM KPI Unhas. Mari bersama wujudkan pengembangan Budaya Ilmiah di Universitas Hasanuddin! Jaya Penalaran! Jaya UKM KPI UNHAS!
Makassar, 20 April 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UKM KPI Unhas Designed by A. Khalil Gibran Basir and Templateism | MyBloggerLab Copyright © 2014

Gambar tema oleh richcano. Diberdayakan oleh Blogger.