Selamat Datang di Website Resmi
UKM KPI Unhas

UKM KPI Unhas merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Hasanuddin yang bergerak di bidang Keilmuan dan Penalaran

Blog

LATEST FORM Blog

OPEN VOLUNTEER KPI GOES TO SCHOOL 2016


KPI Goes to School


      Divisi Humas dan Jaringan UKM KPI UNHAS mengadakan Open Recruitment Volunteer pada kegiatan KPI Goes to School.

      Bagi kamu KPIers jangan lewatkan kesempatan ini. Jadikan pulang kampungmu kali ini berkesan dengan mengunjungi sekolahmu dan mengenalkan UKM KPI.
Catat tanggal pentingnya!
Pendaftaran: 26-30 Mei 2016
Training Volunteer: 31 Mei 2016
Cp: 08582054214 (Nani Rahayu)
Line : nanirhy

For more information click www.ukmkpiunhas.org
And stay tuned on our social media

#JAYAPENALARAN
#JAYAUKMKPIUNHAS

SELAMAT KEPADA PARA PEMENANG KPIERS CONTEST 2016

Assalamu'alaikum wr. wb.,

      Unit Kegiatan Mahasiswa  Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin merupakan wadah pengembangan budaya ilmiah yang berlandaskan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat) bagi seluruh mahasiswa (i) strata 1 yang masih berstatus aktif di lingkup kampus merah.



Paper Competition
Debate Competition
     Kegiatan - kegiatan yang dilakukan merupakan sebuah poros gerakan menuju insan akademik yang sejati. Salah satu kegiatan yang baru saja berlangsung Kpiers Contest 2016. Merupakan ajang bagi anggota KPI untuk menuangkan ide-ide brilian demi kemajuan bangsa yang dituangkan dalam bentuk Paper Competition yakni sebuah tulisan ilmiah dan juga Debate Competition yaitu pertukaran pikiran dalam bentuk kompetisi dimana setiap tim mengemukakan pendapat mengenai isu yang diberikan untuk kemajuan Indonesia yang lebih baik.

      Kpiers Contest telah dilangsungkan pada hari Sabtu, 14 Mei 2016, bertempat di Lantai Dasar Rektorat Universitas Hasanuddin. Peserta yang mengikuti ajang Kpiers Contest sebanyak 23 tim yang terdiri atas 13 tim Paper Competition dan 10 tim Debate Competition  dan menghasilkan 3 juara dari tim Paper dan 3 juara dari tim debat.

      Kami ucapkan selamat kepada para pemenang KPIERS CONTEST 2016. Berikut adalah daftar pemenang KPIERS CONTEST 2016 :
Paper:

1. Muhammad Roid Rajab, Noviria Syifaun Nafsi, Nisma Yani

2. Muhammad Kadafi, Husnul Khotimah, Andi Aisyah Alqumairah

3. Muhammad Mubarak C.P, Muhammad Riski Ismail, Sutamara Lasurdi Noor


Debat:
1. Herlina Lukman, Afif Fauzan Muslim , Reski Ismail (Tim India)
2. Sutamara Lasurdi Noor, Sulaiha Tahir, Muh. Mubarak C.P (Tim Outliers)
3. Sitti Khadijah Kitta, Ahmad Akbar,  Achmad Mukhlisin (Tim Psychomatica)

Best Speaker : Reski Ismail

In Science The Truth Always Wins!
#JayaPenalaran

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : REFLEKSI TENTANG KOTAK KECIL


REFLEKSI TENTANG KOTAK KECIL
 Oleh:
A. Khalil Gibran Basir
Angkatan VII
Ilmu Komputer Universitas Hasanuddin
Ketua Panitia Anniversary ke-7 UKM KPI UNHAS


Ini adalah sebuah cerita
Perihal dua buah rumah
Yang dibatasi sepuluh-kilometer jauhnya
Rumah yang hanya terpisah antara sekat dan bahu jalan
Dan sederetan rumah, gedung-gedung yang menjulang tinggi
Begitupun rumahmu dan rumahku

Pernahkah kamu menyangka bagaimana sebuah ruangan kecil yang hanya berlapis dinding-tripleks dapat mempertemukan dirimu dengan orang-orang yang tidak pernah kamu temui sebelumnya? 
Dan kemudian kamu berusaha mengeja nama mereka
Dan apabila lidahmu selesai mengejanya
Kamu sebut mereka sebagai “keluarga”
Bukan sedarah, namun searah.

Tatkala sejengkal kakimu menapak ruangan-kecil itu
Seketika itu pula jiwamu terbakar, dirimu melebur
Dalam cita, cinta, dan kekeluargaan
Dan kamu hanya terus membiarkan dirimu larut
Sebab kamu tahu, kamu berada di tempat yang tepat


                                                                                                                                Rumah Ilmiah, 15 April 2016
Assalamu’alaikum wr. wb.,
       Tidak ada kata yang lebih pantas mengawali sebuah tulisan selain ucapan syukur kehadirat Allah SWT., atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita, atas kemampuan bernalar kita yang melebihi makhluk-makhluk lainnya sehingga kita mampu tumbuh sebagai pribadi yang taat dalam agama, patuh dalam etika, serta intelek dalam realita. Shalawat serta taslim dijunjungkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW., yang mengambil andil besar dalam memajukan peradaban zaman sehingga kita hidup di masa keilmuan yang tetap agamis meski dalam nuansa multikultural.
       Tujuh-tahun, bukan waktu yang mudah untuk membuat organisasi tetap hidup dan menghidupkan jiwa-jiwa organisatoris para kader. Tujuh-tahun adalah bukti eksistensi organisasi, bukti bahwa masih ada pemantik semangat keorganisasian ketika semua kader telah lelah dengan semua program kerja yang ada. Meski dalam perjalanannya selalu ada berbagai perdebatan, namun satu hal yang selalu membuat sebuah organisasi tetap hidup. Adalah komitmen untuk tetap menghidupkan organisasi.

“UKM KPI hanyalah benda mati, kitalah yang menghidupkannya”

 UKM KPI sejatinya adalah benda mati yang tidak dapat kita ajak berbicara dua arah. Ia berbicara hanya melalui sejarah yang telah digoreskan oleh para inisiator UKM ini. Ia hanya dapat berjalan atas sesuatu yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Tugas kita hanyalah mengikuti dan menentukan garis mana yang akan kita ambil. Kadang kita mengambil garis yang lurus saja, namun kadang kita harus mengambil jalan berkelok. Tidak jarang kita harus putar arah agar memastikan segalanya dapat berjalan baik kedepannya. Persoalan bagaimana sebuah organisasi hidup dan menghidupkan adalah hanya persoalan garis yang kita tarik sedari awal. Setiap garis yang kita ambil adalah jalan yang menentukan keselarasan visi dan misi organisasi kedepannya.
Sangat banyak data-data tentang bagaimana sebuah organisasi berjalan, namun tidak ada data dalam angka-angka yang dapat menggambarkan kecintaan kita pada sebuah organisasi. Karena cinta kepada organisasi bukanlah sesuatu yang dapat diukur dengan angka-angka dan omongan. Ia adalah perwujudan abstrak yang menunjukkan bagaimana organisasi tetap hidup dan menghidupkan.
Salah satu bukti bahwa organisasi masih hidup adalah eksistensi anggota. Tujuh-tahun UKM KPI Unhas berdiri selalu mengalami fluktuasi dalam hal perekrutan anggota. Dan saya rasa, ini bukan hanya dialami oleh UKM KPI saja. Semua organisasi mengalami problematika yang sama. Dari jumlah kader yang teramat sedikit, hingga sekarang mengalami peningkatan yang tajam dari tahun ke tahun. Ini berarti perekrutan anggota terus mengalami tren naik setiap tahunnya.
Open recruitment adalah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh UKM KPI Unhas untuk menarik kader-kader baru yang diharapkan menjadi generasi penerus estafet kepengurusan.  Terkecuali angkatan pendiri, setiap anggota yang ada di UKM KPI Unhas adalah produk yang dihasilkan oleh Open Recruitment. Hal demikian dengan saya sebagai kader muda yang baru sekitar-lima-bulan bergabung dengan keluarga ini.
Keluarga adalah tempat kamu berbagi, rumah adalah tempat kamu kembali. Layaknya sebuah keluarga inti, UKM KPI juga memiliki kepala keluarga yang menuntun jalannya sebuah keluarga. Setidaknya untuk satu tahun kedepan. Hanya saja, uniknya tahun ini adalah seorang wanita yang memegang estafet kepemimpinan sebagai kepala keluarga.
Lain kepala keluarga, lain anggota keluarga. Kami adalah “anak-yang-dibungsukan” sebagai kader termuda yang baru lahir dari rahim Open Recruitment. Tidak heran, butuh beberapa lama penyesuaian awal untuk lebih mengenal keluarga ini lebih dalam. Bahkan, untuk mengenal satu sama lain dengan jumlah anak bungsu sekitar seratus-enam-puluh-tujuh orang ini adalah sesuatu yang hampir tidak rasional. Tapi, meskipun kami tidak mengenal satu sama lain seluruhnya, saya yakin bahwa pertemuan ini adalah pertemuan yang telah digariskan oleh Sang Pencipta.

  “Pertemuan adalah sebuah kemutlakan. Aku mengenalmu, kamu mengenal mereka, dan mereka mengenalku adalah perkenalan yang sudah digariskan.”

       Aku mengenalmu, kamu mengenal mereka, dan mereka mengenalku adalah perkenalan yang sudah digariskan. Saya selalu percaya bahwa tidak ada sesuatu yang bersifat kebetulan. Dari awal ketika kamu sudah ditakdirkan untuk lulus sebagai Mahasiswa Unhas, KPI telah digariskan untukmu berkenalan dengan orang-orang baru disana. Dengan wajah-wajah baru dan karakter-karakter yang bahkan mungkin kamu belum pernah menemuinya dalam hidupmu. Keluarga baru yang digariskan agar kamu belajar bagaimana kekeluargaan berjalan meskipun kalian bukanlah saudara sedarah. Dan saya memaknai kata-kata ini sebagai sebuah kemutlakan atas keputusan tepat yang saya ambil ketika pertama kali menginjakkan kaki di rumah ilmiah.
                                                                                                                       
        Syarat terbentuknya sebuah keluarga adalah adanya pemimpin, adanya anggota, adanya visi yang sama, serta ada wadah yang menampungnya. Berbicara mengenai wadah, sudah seharusnya sebuah keluarga memiliki tempat  yang mempersatukan seluruh anggota keluarga. Di UKM KPI, ini disebut dengan Rumah Ilmiah. Sebuah ruangan kecil sederhana berukuran empat kali tiga meter yang hanya dibatasi oleh tiga buah sekat tripleks serta pintu dorong dua arah sebagai jalan masuk utama. Lantainya adalah lantai semen beralaskan spanduk bekas serta karpet hijau berbahan sintetis. Atapnya hanya menumpang pada atap gedung PKM yang terpisah satu-meter jauhnya dari sekat yang membatasi ketiga sisi dinding. Tidak ada batas alas yang meninggikan antara rumah ilmiah dan koridor beranda. Tidak heran ketika hujan melanda, kadang air masuk merembes ke dalam sehingga kami harus berdesak-desakan dalam ruangan agar tidak terkena air hujan.

"Rumah ilmiah adalah ruangan yang kecil. Kami kadang berdesak-desakan. Bahkan ketika hujan, kami merasakan bagaimana dinginnya udara diluar dan air yang merembes masuk ke dalam ruangan. Tapi hujan dan sempitnya rumah ilmiah adalah dua hal yang mempersatukan kami"

      Rumah ilmiah adalah rumah tempat kamu kembali ketika kamu bahkan sibuk dengan urusan akademik yang menyita waktu dan pikiranmu. Tempat kamu berbagi dan melepaskan penat setelah kesibukan kuliahmu. Tempat kamu berkarya dan melahirkan inovasi-inovasi baru. Tempat kamu mengerti apa itu kekeluargaan, cita, dan cinta. Rumah yang mengajarkanmu bahwa sesuatu yang kecil bukan berarti tidak dapat melahirkan sesuatu yang besar. Rumah yang menjadi tonggak pergerakan revolusi mahasiswa, meskipun hanya bahasan angin namun kami optimis suatu saat nanti akan ada waktunya rumah ilmiah menjadi basis pergerakan inovasi dan revolusi mahasiswa di Universitas Hasanuddin.
      Rumah ilmiah itu kecil, namun melahirkan banyak inspirasi. Rumah ilmiah itu kecil, namun melahirkan banyak kader. Rumah ilmiah itu kecil, namun melahirkan banyak prestasi. Rumah ilmiah itu kecil, namun melahirkan banyak inovasi. Rumah ilmiah itu kecil, namun tanpa rumah ilmiah, kamu tidak akan mengerti mengapa saya menulis refleksi ini.


                                                                                                                                Atas Nama Bujang Sekret


A. Khalil Gibran Basir



ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : 7 TAHUN MEMBANGUN LOYALITAS DAN SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM UKM KPI UNHAS


7 TAHUN MEMBANGUN LOYALITAS DAN SEMANGAT KEBERSAMAAN DALAM  UKM KPI UNHAS

Muh.Hanif Muzakir
Fakultas Teknik
Angkatan 7

       Berawal dari perkumpulan untuk berdiskusi yang peduli akan pentingnya penalaran dan riset di Kota Makassar khususnya di Universitas Hasanuddin yang bernama  Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah Universitas Hasanuddin (UKM KPI UNHAS). Diskusi-diskusi ilmiah mulai disuarakan dikalangan mahasiswa Universitas Hasanuddin yang pada saat itu masih terfokus pada kondisi politik kampus. Geliat penulisan dan penelitian ditumbuhkan dalam hati dan pikiran mahasiswa yang tergabung dalam UKM KPI UNHAS. Kesadaran akan pentingnya penalaran dan riset ilmiah mengantarkan pendirian UKM KPI UNHAS dan cita-cita mulia itu terus diperjuangkan dan dikembangkan oleh UKM KPI UNHAS sampai saat ini. Lahir sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang diharapkan mampu memadukan empat ciri dari mahasiswa dalam sebuah pergerakan; 1.Berbasis pada kepakarannya 2.Memberikan pilihan solusi secara rasional dengan dasar kompetensinya, 3.Melakukan aksi nyata dengan karya intelektual dan berupaya masuk dalam wilayah operasional dalam sektor kehidupan pasca kampus, 4.Melakukan mobilitas vertikal berdasar kompetensi dan profesionalitasnya. Visi dari UKM KPI adalah wadah pengembangan budaya ilmiah dan Misinya yaitu menghasilkan mahasiswa yang mandiri,spesialis dan berwawasan global,mengembangkan potensi keilmuan mahasiswa dan mendorong terwujudnya Tri darma Perguruan tinggi

       Penalaran dan riset ilmiah merupakan dua fokus penting pendirian dan target UKM KPI UNHAS. Dalam bidang penalaran UKM KPI UNHAS  bertujuan membuka cakrawala mahasiswa untuk senantiasa membuka diri akan isu-isu global dan mendorong mahasiswa menambah wawasan terkait problema-problema yang dihadapi masyarakat serta mencari solusi kreatif dan inovatif yang akhirnya diterapkan dalam sistem penyelesain masalah sesuai dengan bidang yang dikaji. Sedangkan dalam bidang penelitian UKM KPI UNHAS berupaya meningkatkan analisis mahasiswa dalam menganalisa masalah-masalah yang kemudian dirumuskan untuk dicari solusinya dengan jalan penelitian dan kajian laboratorium sehinga ditemukan solusi ilmiah dalam penyelesain masalah tersebut dan dipublikasikan sebagai pengetahuan umum. Sebagai sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa, UKM KPI UNHAS pastinya berlandaskan pada Tri Dharma pergruan tinggi yaitu, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam merumuskan program kerjanya, UKM KPI UNHAS selalu memperhatikan dampak dan tujuan pelaksanaan program kerja. Dalam bidang pendidikan, UKM KPI UNHAS menyiapkan kelas-kelas intensif untuk pelatihan dan pengajaran untuk meningkatkan sumber daya manusia yang dimiliki. Selain melakukan pelatihan secara intensif UKM KPI UNHAS juga mengadakan workshop-workshop penulisan ilmiah, penulisan jurnal, pembuatan paper, essay dan kegiatan-kegiatan penalaran serta penelitian lainnya baik dengan mengundang pembicara local maupun nasional. Dalam bidang penelitian UKM KPI UNHAS  mencoba memberikan wadah dan memfasilitasi penelitian dengan memanfaatkan jaringan yang dimiliki. Penelitian yang dilakukan oleh UKM KPI UNHAS selain memenfaatkan fasilitas kampus, Alam dan lingkungan sekitarpun tidak luput dari project penelitian yang direncanakan. Mulai dari penelitian mangruf, penelitian lofster, penelitian pantai dan penelitian-penelitian lain yang direncanakan. Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat UKM KPI UNHAS bergerak untuk memberikan sumbangan pemikiran dan tenaga serta memberikan pelatihan-pelatihan bagi sekelompok masyarakat yang telah tergabung dalam desa pengabdian. Desa yang dibidik dalam hal ini merupakan desa yang memiliki potensi-potensi besar dalam bidang pertanian, peternakan seni dan pariwisata yang membutuhkan sentuhan pemikiran kreatif dan inovatif dalam usaha peningkatan sumber daya manusia masyarakat desa tersebut. Akhirnya, dalam usaha pencapaian visi misi dan tujuan UKM KPI UNHAS, tentu saja tidak terlepas dari dukungan semua pihak khususnya civitas akademika Universitas Hasanuddin sebagai wadah UKM KPI dalam peningkatan kinerja sebagai sebuah Unit kegiatan Mahasiswa. Selain itu solidaritas dan keaktifan semua anggota dan semua pihak dalam memberikan kritik dan saran yang membangun merupakan harapan terbesar kami dalam melaksanakan setiap program kerja.
       Itulah seluk beluk  sejarah dan profil singkat UKM KPI UNHAS. Selama 7 tahun yang telah berlalu dalam loyalitas dan kebersaaman dalam membangun UKM ini. Hal yang sangat penting dan fundamental di dalam membangun UKM KPI UNHAS  adalah LOYALITAS dan KEBERSAMAAN dari setiap anggota dan pimpinannya yang akan sangat menentukan kemajuan dan perkembangan ukm ini mengingat adanya berbagai tantangan yang seringkali dialami oleh sebuah organisasi. Tanpa adanya loyalitas dan kebersamaan, maka sebuah organisasi tidak akan berjalan dengan baik bahkan terkadang tidak akan mampu bertahan apabila di dalamnya tidak diterapkan sikap loyal dan kebersamaan dengan baik
       Hal ini dapat dikatakan sebagai kesetiaan terhadap UKM KPI UNHAS dalam meniti perjalannya. Apabila para anggota UKM ini memiliki kesetiaan / loyalitas terhadap Organisasi ini, maka ia akan merasa memiliki kesadaran akan kewajiban untuk menggunakan semua fasilitas, kemampuan serta sumber daya yang dimilikinya demi kemajuan organisasinya. Semua itu dapat terlihat dari para anggota organisasi yang selalu menaati peraturan atau kesepakatan yang telah ditentukan baik tertulis maupun lisan. Ia akan mendukung setiap program kerja organisasi yang telah dijalankan dan akan mengerjakan bagiannya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Tentunya terkadang memerlukan pengorbanan baik secara materi maupun waktu yang seringkali tidak dapat diterima oleh mereka yang tidak memiliki kesetiaan / loyalitas terhadap organisasinya.
       Disamping loyalitas, di dalam berorganisasi juga memerlukan sebuah KEBERSAMAAN, dimana dapat diartikan sebagai semangat kesatuan, sehati, sepikir dan sepenanggungan dalam menjalankan aktivitas organisas,itulah yang terus di bangun dalam UKM KPI UNHAS. Akan tetapi terkadang di dalam melaksanakan program kerja organisasi tidak semua anggota memiliki kesamaan sistem / metode dalam mengerjakan bagiannya sehingga hal ini membuat kemajuan dan perkembangan organisasi menjadi terhambat. Keinginan-keinginan untuk memanfaatkan keadaan dan fasilitas yang dimiliki sebuah organisasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seorang anggota organisasi.




ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : SAKINAH MAWADDAH WARAHMA


SAKINAH MAWADDAH WARAHMA

Asdar Samsu
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Angkatan VII (Tujuh)
      

      Keilmuwan dan Penalaran Ilmiah (KPI) adalah salah satu Lembaga Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang bertujuan mewadahi mahasiswa untuk meningkatkan semangat belajar baik berupa menulis ilmiah, kerajinan tangan ilmiah, maupun diskusi ilmiah guna meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam bidang masing-masing.
      Lembaga ini terbentuk karena adanya semangat Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UnHas) yang ingin membangun karakter mahasiswa dengan luaran atau output yang diharapkan dapat dihasilkan individu dengan karakter MARITIM (Manusia Arif Religius Tangguh Integritas dan Mandiri). Dengan kepribadian seperti itu maka akan dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul khususnya dikalangan para mahasiswa maupun masyarakat sekitar (Jamaluddin, 2015).
      Hasil menunjukkan bahwa secara umum permasalahan yang ada dalam suatu organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa di Universitas Hasanuddin untuk mewujudkan karakter MARITIM terutama di KPI meliputi konflik yang terjadi didalam keluarga, tidak adanya waktu berkumpul bersama keluarga dalam menghadapi masalah internal yang ada di KPI (Miranti, 2014).
      Akan tetapi ini tidak mungkin akan terwujud mahasiswa MARITIM jika dalam satu lembaga terkhususnya KPI (Keilmuwan dan Penalaran Ilmiah) tidak ada kebersamaan atau biasa disebut dengan kekeluargaan.
      Kekeluargaan adalah kebersamaan suatu individu di mana terjaling kerja sama antara satu dengan yang lain agar mempererat atau memperkuat persaudaraan tanpa membedakan antara satu dengan yang lain.
      Untuk mempererat persaudaran atau kekeluargaan diperlukan adanya sistem Sakinah Mawadah Warahma dalam suatu lembaga terkhususnya KPI.
      Sakinah berasal dari bahasa arab yang artinya ketenangan, kedamaian, atau ketentraman. Apabila sakinah ini diterapkan dalam keluaraga atau lembaga KPI maka akan terjaling hubungan yang harmonis antara mahasiswa yang satu dengan yang lain tanpa adanya pertikaian.
      Mawaddah diambil dari bahasa arab yang artinya cinta atau persahabatan. Cinta atau persahabatan merupakan salah satu faktor pendukung mewujudkan keluarga yang harmonis dalam suatu lembaga atau organsasi untuk mewujudkan semangat kebersamaan dalam kekeluargaan.
      Warahma dalam bahasa arab yang artinya adalah simpati atau keramahan. Simpati atau keramahan apabila setiap individu memilikinya maka terwujudnya mahasiswa yang kita harapkan yaitu Mahasiswa Univeritas Hasanudddin yang berkarakter MARITIM.
       Oleh sebab itu, dengan adanya sistem Sakinah Mawaddah Warahma dalam suatu lembaga atau organisasi maka selesailah problematika yang sering terjadi dengan lembaga-lembaga Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Hasanuddin.


DAFTAR PUSTAKA
Jamaluddi. 2015. Sekolah Anak Bahari: Wadah Pendidikan Berbasis Maritim And Character-Edu Sebagai Salah Satu Upaya Meminimalkan Multidimensional Problem Of Children Di Kawasan Pesisir. Makassar: Universitas Hasanuddin: Makassar.
Miranti, Asih. 2014. Faktor-Faktor Pembentuk Kebahagiaan Dalam Keluarga (Konteks Budaya Jawa Dan Pengaruh Islam). Jawa Tengah: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : RUMAH KECIL, RUMAH IMPIAN


RUMAH KECIL, RUMAH IMPIAN

Akbar Almahenra
Angkatan VII
Sastra Asia-Barat



       Dibalik dinding yang kecil dan imut, aku sandarkan diri dengan orang yang tak kukenal. Ku berdiri dan melangkahkan kaki melihat sekeliling dinding itu. Ada begitu banya warna hijau di tiap dinding itu. Orang-orang berlalu lalang dan keluar masuk ruangan kecil itu, entah apakah didalam ruangan itu?. Akupun tak tau, semua kelihatan sibuk. Tiap menatapku mereka senyemun seakan memberi signal untuk bisa bergabung diruangan kecil itu.
       Waktu telah tiba, kuberanikan diri mendekati ruangan itu dan akupun bertanya-tanya. Tiba-tiba aku diberi selembar kertas untuk diisi. Kubawa pulang kertas itu, dikamar kucoba membaca dan membaca kertas itu. Dengan niat ikhlas kumulai menyentuhkan ujung pena ku dikertas itu, goresan demi goresan mulai memenuhi kertas itu. Selesai.....
Akupun kembali keruangan kecil itu, kuserahkan kembali kertas itu pada orang-orang diruangan itu. Aku ingin beranjak, tapi..... aku tertahan, orang diruangan itu berkata “tunggu info selanjutnya” ucapnya begitu.... aku pulang...
       Setelah beberapa hari kemudian deringan itu berbunyi dan melihat isi dari suara deringan itu, “ datang hari ahad ya”.... intinya begitu dari asal deringan itu. hari ahad tiba, kumelangkahkan kaki dari rumah menuju tempat yang diinformasikan. Sampai.....
       Ada begitu banyak orang, disinilah aku mulai petualangan baruku... kenalan kirikanan, mendengar berbagai informasi dari pemateri dan tanpa kusadari aku tertidur sejenak...
Usai proses penerimaan dari ruangan itu, aku ingin menulusuri hidupku ke ruangan itu, tapi aku merasa malu.... kuberanikan diri mendekat, awalnya tidak kenal, just smile.... hiksku
Perlahan kepanitiaan-kepanitiaan mulai muncul, terpilih jadi panitia dari setiap kegiatan membuatku mulai akrab dengan teman angkatanku katanya... tapi entah mengapa ada satu kepantiaan yang membuatku begitu senang dan membuatku juga begitu dekat dan akrab mereka (Teman dan senior) itulah kepanitiaan 7th Aniv ruangan kecil itu....
       Awal yang begitu kosong dan kini sudah terisi semua dari ruangan itu... terimakasih ruangan kecil atas kasihsayangmu...
        7 tahun lamanya terbangun, dan saya masih baru beberapa hari, minggu, bulan dan belum genap 1 tahun sudah mendapatkan cinta yang besar dari ruangan itu. kelembutan dan keramahan hatinya membuatku betah untuk tinggal diruangan itu...
Itulah....... UKM KPI UNHAS,,, cinta dan kasih sayang yang selalu ada diruangan itu...
Jayalah selalu UKM KPIku...
                                                                                            Penulis
                                                                                            Akbar_almahenra(Yang dikenal di KPI)

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : UKM KPI UNHAS : RUMAH UNTUK PULANG


UKM KPI UNHAS : RUMAH UNTUK PULANG

Andi Pramesti Ningsih
Keperawatan
Angkatan VII

Sebuah perjuangan akan satu impian yang didasari cinta untukmu UKM KPI Unhas
       Perjalanan seringkali mengantarkan kita ke tempat – tempat yang indah, jauh lebih indah dibanding rumah kita sendiri. Tempat itu menciptakan kenyamanan yang membuat kita lupa darimana kita berasal. Tempat itu menawarkan berjuta pesona yang membuat kita berpaling dari tempat sederhana yang dulu kita tempati. Namun, akhirnya kita sadar bahwa tempat itu hanya memberikan kebahagiaan sementara, ada tempat yang akan memberikan kebahagiaan sejati.
UKM KPI Unhas adalah rumah yang akan selalu ada menanti para penghuninya pulang. Rumah yang akan selalu ada untuk berbagi cerita di dalamnya. Rumah yang mempertemukan dengan orang – orang yang berbeda jurusan, berbeda sifat, sikap, dan orang – orang dengan segala keunikannya yang selalu spesial. Semua perbedaan itu menjadi satu di UKM KPI Unhas.
        Terkadang waktu dan kesibukan membuat orang – orang di dalamnya lupa untuk berkunjung lagi. Mungkin bukan lupa, tapi tidak punya waktu atau entahlah kata yang tepat untuk menjadi alasan tidak datang pada kegiatan tertentu. Namun, berulangkali menghilang, berulangkali pergi, tetap saja selalu saja tersaji kehangatan sebuah keluarga di dalamnya ketika datang kembali. Bahkan, datang untuk pergi lagi juga tetap saja diberikan kehangatan yang sama.
Pergi untuk mengejar mimpi, dan memberikan suatu kebanggaan bagi UKM KPI Unhas akan menciptakan perpisahan yang cukup lama dengan orang didalamnya. Layaknya sebuah keluarga, maka orang – orang yang ada didalamnya akan melepas kepergian dengan untaian doa dan harapan – harapan terbaik untuk sebuah mimpi. Mimpi mungkin memisahkan sementara, tetapi akan menciptakan kebanggaan yang selalu dikenang.
       Mimpi itu satu per satu di raih oleh anggota keluarga besar UKM KPI Unhas. Hal ini memberikan inspirasi yang sangat besar bagi kami keluarga baru di UKM KPI Unhas selaku angkatan VII. Mimpi yang sudah digapai oleh kakak terdahulu juga menjadi beban berat bagi kami adik – adiknya. Kami sekarang hanya punya mimpi, hanya punya cinta untuk UKM KPI Unhas. Kami belum mampu mempersembahkan apapun untuk keluarga besar ini.

       Maafkan kami, jika selama berproses terlalu banyak kekecewaan yang kami lakukan. Maaf jika kami belum bisa menjadi seperti apa yang kakak harapkan. Namun, percayalah kami juga sama seperti kakak punya cinta yang besar untuk UKM KPI Unhas, dan punya harapan UKM KPI Unhas menjadi lebih baik kedepannya. Sejauh apapun nanti kami pergi dan selama apapun kami menghilang, akan ada waktunya kami datang kembali ke rumah yang selalu memberikan kehangatan dan selalu memberikan inspirasi serta semangat untuk lebih baik lagi kedepannya. Sebab, rumah ternyaman untuk pulang hanyalah rumah yang dibangun dari dasar kekeluargaan dan kebersamaan yang terjalin erat. 

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : GIGI DAN KPI



GIGI DAN KPI
Nurjannah
FKG 2013
Angkatan 6

Home is where your story begins –Annie Danielson
Rumah adalah tempat sebuah cerita dimulai. Dan disinilah ceritaku juga bermula, di rumah ilmiah UKM KPI Unhas.
Bermula dari sedikit pengalaman dalam menulis karya ilmiah yang ecek-ecek, akhirnya ditingkat pendidikan tertinggi, aku memutuskan untuk menggali minat yang lebih dalam lagi melalui UKM KPI Unhas. Jika dulu sewaktu SMA, diri ini tertarik dibidang kepemimpinan, maka di tingkat pendidikan paling tinggi ini adalah tempat yang tepat untuk mengeksplor hal-hal yang lebih baru lagi dalam bidang kepenulisan, meski pada dasarnya bidang kepenulisan telah lama menarik untuk dibahas lebih dalam saat itu.


Sumber: Dokumentasi pribadi
Jadi, disinilah semuanya dimulai. Melalui sebuah kertas berwarna hijau yang merupakan “Kartu Kontrol Peserta Oprect 2014” oleh divisi PSDM UKM KPI. Kartu ini sekarang terlihat lusuh, tempo hari saat menggali isi lemari, tak sengaja ku temukan. Baru tersadar pula bahwa kartu ini adalah kunci bagiku dalam mengenal organisasi ini lebih jauh. Isinya juga tak lengkap. Tak masalah bukan? Toh bukan tanda-tangan yang terkumpul yang menjadi indikator bertahannya seorang kader, tapi loyalitas dan kecintaan kader tersebut akan lembaganya yang akan membuat ia bertahan. Itu yang selalu dicanangkan oleh Ketua Umum periode lalu.
Sedikit kecewa dengan keputusan divisi PSDM saat itu yang sempat menolak diriku menjadi seorang anggota baru, aku akhirnya lolos menjadi anggota baru di pengumuman kedua, angkatan 6 periode kedua, demikian aku menyebutnya. Namun, lagi-lagi bukan itu indikator bertahannya seorang kader.
Mulailah aku berproses ditempat ini. Meski sempat kecewa karena tak menjadi LO di kegiatan terbesar UKM KPI saat itu, (baca: Inovasi), tapi tak sedikitpun niat untuk pergi dari lembaga ini. Bahkan aku bertahan, dan mulai mengenal senior di KPI secara pribadi (baca: via personal chat) saat itu. Kepanitiaan pertama yang aku emban adalah menjadi panitia Musyawarah Besar saat itu. Mulai berkenalan secara langsung dengan senior di KPI yang ternyata memang sangat ramah, akhirnya aku bertahan di kepanitiaan selanjutnya di Pelantikan Pengurus. Meski tak sempat fokus pada kepanitiaan ini karena panggilan lembaga kemanusiaan saat itu, tapi semua pengurus ataupun senior tetap memakluminya dengan wajar.
Kepanitiaan selanjutnya aku juga tetap bertahan. Hingga di kepanitiaan Anniversary yang ke-enam. Saat itu aku menjabat menjadi bendahara yang mengatur keuangan kepanitiaan yang ternyata memang tidak mudah. Tiap hari pusing dengan rancangan dana yang terasa tak pernah cukup meski pada akhirnya terjadi surplus dikegiatan ini. Sebuah kesyukuran bahwa hingga anniversary yang ketujuh ini, aku masih menjabat sebagai bendahara yang sekarang lebih meluas di bendahara umum UKM KPI UNHAS.
Berbicara mengenai angka tujuh, jika diibaratkan manusia, usia tujuh tahun merupakan salah satu periode penting bagi manusia. Periode ini dikenal dengan fase anak sekolah. Masa yang ditandai dengan mulai bergantinya status gigi-geligi dari gigi sulung ke gigi permanen ini merupakan masa seorang anak akan aktif bersosialisasi, aktif mencari tahu hal-hal baru dan tidak bisa untuk berdiam diri ditempat. Begitu pula yang terjadi di UKM KPI UNHAS. Menginjak usia yang ketujuh, organisasi ini mulai mencoba hal-hal baru. Saat ini fokusnya adalah membuat sebuah penelitian lembaga, dengan tujuan bahwa kadernya bukan hanya cerdas keluar saat melangkah dalam lomba penelitian, namun juga cerdas saat melakukan pengabdian dalam bentuk penelitian didalam internal lembaga UKM KPI UNHAS.
Jika dianalogikan kembali, peralihan gigi-geligi dari gigi sulung ke gigi permanen adalah letak sekretariat UKM KPI UNHAS saat ini. Jika tahun lalu pada anniversary yang ke-enam, sekretariat masih terletak di Pondok Hantu (demikian kami menyebutnya, karena bentuk dan letaknya yang memang hampir menyerupai rumah hantu) yang notabene sekretariat tersebut merupakan sebuah rumah sewaan, belum permanen dan bisa tanggal pada waktunya seperti gigi sulung, tahun ini di anniversary ketujuh, UKM KPI UNHAS mulai menempati sekretariat permanen di gedung PKM. Meski berukuran sangat kecil untuk prestasi kader UKM KPI UNHAS yang segudang, setidaknya tempat ini permanen, harus dijaga dan dirawat agar kelak tak berlubang, tak ada rasa sakit didalamnya layaknya sebuah gigi permanen. Sekretariat itu dinamakan Rumah Ilmiah, nama yang sangat representatif dan mewakili kegiatan-kegiatan didalamnya yang berkaitan dengan hal-hal yang ilmiah.

Menyinggung sedikit mengenai gigi, Gigi secara anatomis memiliki 3 lapisan, yakni email, dentin dan pulpa yang menjadi pusat rasa sakit. Email merupakan lapisan terluar, paling kuat dan merupakan barrier, pelindung bagi jaringan didalamnya. Dentin merupakan jaringan yang berada diantara email dan pulpa. melindungi pulpa adalah tugasnya dan ia akan berkembang menjadi lebih luas seiring dengan bertambahnya usia. Dan pulpa, merupakan pusat rasa sakit, jaringan saraf, kelenjar limfe dan pembuluh darah banyak terkandung didalamnya. Pulpa akan mengecil seiring dengan bertambahnya usia pula.


Jika dianalogikan kembali, kanda senior adalah email. Merekalah barisan terdepan yang menjadi pelindung bagi kami, adik-adiknya. Mereka pula tempat bagi kami untuk berkeluh kesah, berkonsultasi arah pergerakan dan roda organisasi. Pengurus rumah ilmiah adalah dentin. Barrier kedua bagi pulpa. Menjaga dan menjalankan roda organisasi agar tetap stabil dan juga menjaga agar pulpa tidak merasakan rasa sakit. Sedangkan adik-adik angkatan 7 sebagai kader merupakan pulpa. Merekalah pusat rasa sakit yang paling utama di rumah ilmiah. Mereka adalah pelanjut pengurusan organisasi sehingga keluh dan kesah mereka adalah hal yang pilu bagi kami, si dentin ataupun si email. Ketiga struktur ini jika tetap bertahan dengan baik, merupakan indikator kesehatan gigi yang baik. Begitupula pada UKM KPI UNHAS, jika kanda senior, pengurus dan adik angkatan 7 sebagai kader memiliki komunikasi yang berjalan dengan baik, maka akan tercipta kondisi yang harmonis dan sejahtera di Rumah Ilmiah.
Layaknya seorang manusia ketika mengulang hari lahir, tentunya akan ada harapan-harapan baru disetiap tahunnya. Berbicara mengenai sebuah harapan sebagai salah satu kader UKM KPI UNHAS, aku tetap berharap UKM KPI UNHAS tetap menjadi pelopor budaya ilmiah dikampus merah dan mampu mencapai cita-cita saat ini yaitu memiliki penelitian lembaga. Juga menjadi wadah bagi kadernya untuk termotivasi dalam meningkatkan prestasi. Aku selalu teringat oleh salah satu perkataan dari kanda senior di lembaga ini. “apa yang kamu cari di KPI ? di KPI saya tidak menjadi seorang penulis yang baik. Tapi di KPI saya mendapatkan motivasi untuk menjadi seorang penulis yang berprestasi” dan aku membenarkan pernyataan tersebut. Sebagai kader yang tak mampu menghadiri semua kegiatan penulisan dan penelitian di lembaga ini, yang aku peroleh adalah motivasi untuk menulis yang berprestasi. Lingkungan mampu mengubah segalanya, bukan? Seperti sabda nabi Muhammad SAW, “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR Bukhari 5534 dan Muslim 2628).

Akhir catatan abal-abal ini adalah ucapan setulus hati dari salah satu kadernya yang paling banyak tingkah ini. Happy 7th Anniversary UKM KPI UNHAS. terus berkarya, dan ciptakan kader yang loyal dan cinta UKM KPI UNHAS. Jaya Penalaran! Jaya UKM KPI UNHAS! 

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : UKM KPI UNHAS BAGIKU : SEBUAH TEMPAT MELUKIS SEJARAH HIDUP YANG TIDAK AKAN BISA DIREBUT ORANG LAIN


UKM KPI UNHAS BAGIKU : SEBUAH TEMPAT MELUKIS SEJARAH HIDUP YANG TIDAK AKAN BISA DIREBUT ORANG LAIN

Rajab Muzakar
Teknik Elektro Unhas 2014
Angkatan VII

       UKM KPI Unhas hari ini genap berusia 7 Tahun, Sebelumnya aku ucapkan selamat ulang tahun, ternyata kamu sudah besar, kuku-kukumu sudah mulai memanjang dan aku lihat hari ini kamu berhasil menancapkannya di ayam jantan merah itu sehingga kamu bisa muncul menjadi salah satu kebanggaannya. Kemudian beberapa orang bertanya padamu  “ kenapa secepat itu engkau bisa muncul di permukaan wahai KPI Unhas ? ”. Kemudian engkau menjawab “ tanyakan saja pada kader-kaderku yang telah mencapai tujuh angkatan aku yakin mereka semua adalah orang hebat karena memilih berada bersamaku disaat suka maupun duka tidak pernah aku meragukan mereka sehingga apa yang kalian lihat hari ini adalah apa yang dikerjakan oleh mereka sejak 18 April 2009 tepat 7 tahun yang lalu.” Kemudian mereka kembali bertanya “ Jadi nama besarmu hari ini hanya karena mereka yang kalian sebut sebagai KPIers ?. engkau menjawab “ Menjadi KPIers adalah pilihan mereka tapi yang aku tekankan pada mereka adalah bagaimana terus berpikir ilmiah, suara-suara yang selalu kudengar dan lihat dari mereka kader-kader yang kemudian aku sebut sebagai anak-anakku adalah Jayalah Penalaran, In Science The Truth Always Wins.“ Lalu mereka kembali berkata “ Itu Cuma kata-kata pembenaran saja kan ? “. Kemudian engkau menjawab kembali “ Kalian bisa lihat apa yang mereka kerjakan selalu berlandaskan pada Tridarma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, itu sudah membuatku percaya pada mereka bahwa ilmiah adalah sesuatu yang sangat mereka prioritaskan, berbicara mengenai diskusi malam yang akhir-akhir ini berlangsung aku sangat bangga dan bahagia melihat kaderku yang terus menunjukkan progresif yang telah meningkat dari tahun ke tahunnya, hampir tiap bulan aku mengirim kaderku mengharumkan nama ayam jantan merah dalam hal mengikuti kegiatan yang berbau keilmuan dan penalaran ilmiah bukan hanya itu aku melihat kaderku sangat kritis dalam menganalisis dinamika kehidupan kampus merah hari ini pada diskusi-diskusi malamnya yang mereka sebut diskusi revolusi secangkir kopi jika kalian bertanya sebangga apakah aku hari ini ? aku jawab sangat bangga jika aku memiliki tubuh fisik mungkin aku akan bahagia sampai menitikkan air mata melihat perjuanganku dan kader-kader terdahuluku yang menjadikan hari ini dan hari-hari kedepan akan sangat membahagiakan bagi kader-kader mudaku.” Aku kemudian terdiam sejenak mengingat apa yang menjadi alasanku bergabung bersama UKM KPI Unhas hanya Kebetulan atau memang sebuah takdir.        Akhir tahun kemarin aku melihat poster besar bertuliskan Open Recruitmen UKM KPI Unhas saat itu aku disibukkan dengan hari-hariku yang harus bolak-balik lab di kampus tamalanrea dan kuliah di kampus gowa. Berbicara masalah organisasi kemahasiswaan aku hampir belum terjamah dengan semua itu. Organisasi kemahasiswaan tingkat jurusan belum membuka pembukaan kader sehingga kami benar-benar memfokuskan diri pada diri kami masing-masing selama hampir satu tahun penuh. Entah kebetulan atau tidak akhirnya aku memutuskan mengambil sebuah formulir di tempat yang baru pertama kali aku jajaki yaitu rumah ilmiah UKM KPI Unhas. Proses Open Recruitment berjalan lancar dan sampailah aku pada pengukuhan dan resmi menjadi bagian dari keluarga UKM KPI Unhas.
 
Gambar 1. Pengukuhan Angkatan VII UKM KPI Unhas
       Waktu mulai berlalu sampailah pada kegiatan kami yang pertama setelah Oprect yaitu Mubes untuk memilih ketua umum UKM KPI Unhas periode 2016 dan kemudian terpilihlah Ketua umum Periode 2016 seorang wanita hebat bagiku.

Gambar 2. Ketua Umum UKM KPI Unhas 2016 “Nyunyu” Sosok Inspiratif Kartini Muda
       
       Hari berlalu bulanpun berlalu bahagia dan merasa beruntung aku bisa menjadi bagian di keluarga ini, bahagia karena banyak bertemu dengan sosok-sosok inspiratif dan mampu menjadi teladan, dan mengajarkan hal baru mengenai kepemimpinan dan semangat berkarya dalam harmonisasi pergerakan ilmiah di kampus merah Universitas Hasanuddin. Hidup adalah pilihan dan setiap pilihan memiliki konsekuensi. Aku akan bercerita mengenai masalah ini karena kalian adalah keluargaku “ Penurunan semangat kader yang berlangsung karena masa transisi Fakultas Teknik Unhas menjadikan peta-peta jenis mahasiswa semakin terlihat jelas dan sangat disayangkan meskipun belum ada data pasti saat ini aku banyak melihat teman-temanku menjadi golongan apatis tentang organisasi dan semangat kepemimpinan. Apalagi dengan dilemparkannya isu-isu mengenai organisasi kemahasiswaan di Fakultas Teknik Unhas Gowa menjadikan semangat berorganisasi hamper pudar dan pergerakan kemahasiswaan menjadi stagnan.” Aku kemudian mencari jawaban mengenai dua pertanyaan yang paling menggejolak dalam pikiranku “ haruskah aku menjadi kaum apatisme dengan semua ini atau berkorban bagaikan lilin yang mencair dan menerangi sekelilingnya. Hari demi hari aku mencari jawabannya sampai beberapa minggu yang lalupun aku masih mencari jawaban akan semua ini melihat kondisi teman-teman saya di lingkup jurusan hari ini yang hanya mementingkan akademis, apatisme, dan hedonisme. Lewat Diskusi Revolusi Secangkir Kopi dengan tema “ Sejarah Pergerakan Kemahasiswaan “ oleh kanda Arifudin Jamil.

Gambar 3. Sejarah Gerakan Kemahasiswaan Oleh Arifudin jamil

Refleksi malam itu adalah kita memiliki 3 opsi dalam hidup dan berorganisasi di Kampus.
1. Apatisme, yaitu pergi berlalu meninggalkan teman begitu saja dan jangan melihat apa yang sudah berlalu selama beberapa tahun ini.
2. Menjadi Lilin , yaitu korbankan waktu dan fisik untuk menerangi kawan disekelilingmu yang belum tentu bersamamu. 
3.  Menambanglah cahaya ditempat lain kemudian bawa itu kerumahmu dan semua akan melihat cahaya itu.

Saya akhirnya dengan tegas aku memilih nomor 3 karena jika tidak maka saya tidak disini. Ada yang bilang jangan lihat apa yang organisasi yang berikan padamu tapi apa yang kau berikan pada organisasi akan berbanding lurus dengan apa yang sudah kau berikan.

 
Grafik 1. Memberi dan Menerima dalam UKM KPI Unhas
Keterangan
1. Warna hijau : Kepemimpinan
2. Warna Merah : Rasa Hormat
3. Warna Biru : Persahabatan dan Cinta

Pengorbanan yang kita lalui akan selalu berbuah hasil yang manis, karena ketika kita berada pada kondisi tidak ideal maka tubuh dan pikiran akan terus memaksa tubuh mengeluarkan kemampuan luar biasa yang membuat kita menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mampu memimpin diri sendiri inilah yang disebut sebagai kepemimpinan yang didapatkan dalam organisasi, seminimalnya kita mampu memimpin diri kita sendiri.
Rasa hormat adalah sesuatu yang kita dapatkan ketika kita mampu mengemban kepercayaan dari orang lain, maka konsistenlah dan selesaikan tugas sampai akhir jika ingin mendapat rasa hormat.
 
Gambar 4. Pubdokers Anniv 7 Th
Persahabatan adalah buah dari susah dan senang bersama untuk memikirkan eksistensi organisasi dan memberi seluruh daya guna pada organisasi, inilah yang disebut sebagai loyalitas menghasilkan persahabatan yang kuat. 
 
Gambar 5. Persahabatan
Cinta adalah bonus untuk semua usahamu, karena akan datang wanita yang mampu menghargai semua kerja kerasmu mengelap keringatmu dan memberikan senyuman yang mengakhiri letih lesuhmu di akhir hari yaitu di rumah ilmiah kita UKM KPI Unhas. Kata orang wanita akan senang pada seseorang yang begitu keras mencintainya tapi cinta bukanlah sesuatu yang memiliki aturan yang jelas layaknya organisasi, bukan sebuah rayuan-rayuan yang muncul di Forum Golla (Forgol), bukan data yang dapat ditentukan dan diproyeksikan, akan tetapi sesuatu perasaan yang tulus untuk menjaga. Sehingga melihatnya tersenyum sudah membuatmu bahagia dan ingin mengabadikan momen itu.

 

Gambar 5. Hari ini aku ingat kamu, Bandung 10 Mei 2016


Jayalah Penalaran !
Jayalah UKM KPI UNHAS !


ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : KOSONG TUJUH : SEMAKIN BERSINAR, SEMAKIN BERKARYA



KOSONG TUJUH : SEMAKIN BERSINAR, SEMAKIN BERKARYA

Yunita Feby Ramadhani
Angkatan VII UKM KPI Unhas
Pendidikan Dokter Gigi

Tujuh tahun adalah bukan sebuah angka angka biasa melainkan sebuah history untuk mengukir sebuah kejayaan, prestasi, cita-cita yang dibangun bersama, suka dan duka yang dialami bersama. UKM KPI UNHAS. Selamat ulang tahun UKM tercintaku yang ke-7 tahun. Saya ibaratkan sebuah biji tanaman yang tumbuh bertebaran di antara tanah-tanah yang gembur. Bersama-sama dirawat, diberi pupuk, diberi air yang cukup, diberi pestisida untuk mengusir hama-hama yang merusaknya. Dan sekarang KPI telah menjadi tanaman yang indah dan tumbuhlah bunga yang subur nan elok. Sama halnya dengan KPI. Bersama-sama kita membangun dan menjalankan organisasi ini demi mencapai tujuan yang dicita-citakan, meraih prestasi demi sebuah kejayaan, mengharumkan nama baik KPI, membuat jejak yang bermanfaat bagi banyak orang tentunya dengan bidang menulis, diantaranya dengan melakukan riset penelitian, membuat essay populer, artikel ilmiah, abstrak, dan hal-hal yang berbau penalaran ilmiah.  
KPI UNHAS adalah sebuah organisasi yang benar-benar saya dambakan sejak memasuki kuliah di UNHAS. Sejak bergabung di KPI, saya mengenal banyak ilmu, teman yang lucu, unik, jago menulis, para juarawan, dan kakak-kakak yang bisa memotivasi adik-adiknya untuk semangat bernalar. Di KPI, saya menemukan sebuah jiwa yang benar-benar menjadi seorang scientist. Saya lebih suka membuat karya ilmiah bersama tim untuk lebih mengeksplor khususnya bidang kedokteran gigi. Selalu ada semangat yang membara sejak bergabung di KPI. Mengapa? Saat kakak-kakak dan teman-teman KPI lagi nge-post foto kemenangan lomba-lomba KTI, saya menjadi iri. Tapi, jangan salah. Ini adalah iri positif yang kujadikan sebagai semangat untuk berkontribusi dalam lomba-lomba karya ilmiah. Saya kagum, salut, dan apresiasi kakak-kakak dan teman-teman yang membawa nama baik kpi dalam setiap event lomba. Semangat yang membara tersebut kadang lenyap ibarat api yang berdiri pada sebatang lilin dan ditiup oleh angin. Tapi, kakak-kakak dan teman-teman KPI selalu menjaga bara semangat kami untuk tetap semangat dan memaksimalkan usaha dalam berkontribusi kegiatan lomba-lomba tersebut. 
KPI UNHAS adalah sumber inspirasiku. Di dalamnya, banyak orang-orang yang memiliki segudang ide, kreativitas yang luar biasa, selalu ada semangat untuk berimplementasi untuk mewujudkan suatu karya tulis ilmiah. Hal seperti ini yang benar-benar saya butuhkan. Bukan sekedar teori, tetapi implementasi. Banyak program-program kerja dari KPI UNHAS yang membuat saya untuk semangat dalam merealisasikan Tri Dharma, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian. Misalnya saja, dalam program KPI yang membuat Rumah Kompos bagian dari wujud implementasi dari sebuah karya tulis. 
Telah banyak prestasi yang telah diukir oleh UKM KPI UNHAS dan selalu mengharumkan nama universitas kita yang tercinta. Saya bangga atas prestasinya UKM KPI UNHAS. Semuanya tidak dapat kita capai tanpa dukungan dari kakak-kakak pengurus dan partisipasi teman-teman. Karena di KPI UNHAS selalu ada asa untuk mengkiprahkan nama UKM KPI UNHAS. Saya melihat semangat dari kakak-kakak pengurus dan teman-teman KPI UNHAS sangat apresiatif. Untuk mempertahankan semangat untuk berkontribusi tersebut, saya memiliki saran demi KPI kedepannya, yaitu :
1. Pengurus KPI membuat kalender lomba-lomba baik lomba essay, lomba KTIN, poster, lomba artikel ilmiah yang dapat di share kepada semua anggota KPI, sehingga semangat untuk berlomba dan menjadi juara semakin meningkat. Dengan adanya kalender lomba tersebut, anggota KPI yang berminat ikut lomba dapat mempersiapkan dirinya semaksimal mungkin.
2. Setiap ada anggota KPI yang telah juara lomba-lomba yang mengatasnamakan KPI, ada baiknya dibuatkan pamflet ucapan selamat kepada pemenang-pemenang lomba, agar pemenang dapat meningkatkan dan mempertahankan prestasinya serta anggota lain semakin membara semangatnya. Semuanya demi kebaikan bersama karena hal ini bernilai positif.
3. UKM KPI UNHAS identik dengan bidang penulisan karya ilmiah. Mungkin kedepannya KPI juga membuat program kerja untuk pelatihan desain grafis oleh corel draw, photoshop, illustrator, dan desain grafis lainnya. Bukan hanya mendukung lomba poster, tetapi banyak manfaatnya untuk membuat poster presentation dalam lomba karya tulis ilmiah. Karena bukan saja menulis yang membutuhkan kesenian, tetapi desain grafis seperti itu juga yang diperlukan.
4. Saran saya yang lain, yaitu, bagaimana kalau kakak-kakak pengurus membuat lomba Case Report yang dapat melaporkan kasus-kasus yang terbaru di masyarakat. Sehingga, ada dinamika terbaru dalam lomba-lomba yang diadakan oleh KPI khususnya bidang internal.
5. Selain itu, saya punya ide. Bagaimana kalau kakak-kakak pengurus membuat program menjadi fasilitator dalam pemuatan jurnal-jurnal yang telah dibuat oleh anggota KPI. Atau kakak-kakak pengurus dapat mendirikan Jurnal Nasional yang dibentuk oleh KPI dan khusus anggota KPI yang dapat dimuat jurnalnya. Sebagaimana Indonesia telah menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN yang dimana dalam persaingan untuk mendapatkan beasiswa S2/S3 harus memiliki minimal 1 karya yang telah dimuat dalam jurnal. Saya yakin, peminatnya sangat banyak. Sangat menguntungkan bagi masa depan KPI dan anggota-anggotanya dengan diberi kemudahan dalam menulis sebuah jurnal dan dipublish dalam Jurnal.
Berbagai saran yang telah saya sampaikan lewat essay ini. Saya berharap ada salah satu dari saran saya, kakak-kakak pengurus mampu mewujudkannya jika kakak berkenan. Terima kasih atas ilmu yang telah KPI berikan. Terima kasih atas semangatnya yang begitu membara untuk semangat dalam BERKONTRIBUSI. Sekali lagi, saya ucapkan Selamat Ulang Tahun UKM KPI UNHAS yang ke-7. Semoga KPI semakin berjaya dengan segudang prestasi. Jayalah Penalaran. Salam Ilmiah.

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : CINTA DAN HARAPAN DI 7 TAHUN UKM KPI


CINTA DAN HARAPAN DI 7 TAHUN UKM KPI

Fachruqi Waris
Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan
Angkatan 7

Tidak terasa UKM KPI tercinta telah memasuki tahun ke 7 dalam kiprahnya mengembangkan budaya ilmiah di kampus merah. Tidak terasa pula sudah 7 tahun UKM KPI mewadahi  mahasiswa dan mahasiswi untuk mengembangkan keilmuan dan penalarannya untuk digunakan dalam berbagai macam persoalan yang ada, serta melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat mengembangkan budaya ilmiah di kampus kita tercinta.
7 tahun bukan waktu yang singkat untuk membangun UKM ini menjadi UKM yang mampu menunjukkan eksistensi dan kontribusinya di tengah banyaknya UKM-UKM di Universitas Hasanuddin. Saya tidak akan berbicara terlalu banyak mengenai KPI di masa lalu, berhubung karena saya merupakan angkatan baru di UKM ini, maka saya akan lebih banyak menuliskan Harapan-harapan saya kepada KPI di masa mendatang.
Belum genap 1 tahun saya berada di UKM ini, namun begitu banyak manfaat yang saya dapatkan. Motivasi adalah salah satu yang banyak saya dapatkan di ukm ini. Tentunya motivasi ini tidak saya dapatkan begitu saja, namun ini ada karena dia pun ada. Dia Maksudnya disini adalah kekeluargaan. Dari sinilah muncul rasa saling memiliki sehingga timbul percakapan-percakapan yang membuat kami khusunya angkatan 7 merasa sangat disambut dan diharapkan kedatangannya untuk melanjutkan roda dan visi organisasi ini. Dari percakapan –percakapan inilah muncul motivasi dalam diri saya untuk dapat seperti mereka, yang mampu menghidupkan suasana, berbagi pengalaman, ilmu dan nilai-nilai yang membangun. Saya berharap nilai-nilai kekeluargaan seperti inilah yang harus dipertahankan dan dikembangkan di ukm kita tercinta ini.
Kekeluargaan identik dengan kebersamaan. Sudah 7 tahun ukm ini menjadi wadah untuk membersamai mahasiswa dari berbagai  latar belakang sifat dan jurusan yang berbeda-beda. Harapan kedepannya ukm ini tetap menjadi rumah ilmiah yang menjadi tempat suka dan duka dalam perjalanan menyebarkan budaya ilmiah di Universitas hasanuddin serta sebagai rumah untuk menyelesaikan masalah-masalah baik internal maupun eksternal organisasi secara ilmiah pula.
Kebersaman anggota, pengurus, alumni yang terjadi di UKM KPI bukan semata-mata karena kita memiliki minat dan bakat yang sama yaitu penalaran, namun lebih dari itu ada “cinta” yang muncul dari beberapa aktivitas dan kegiatan kepanitian yang dilakukan bersama-sama baik di rumah ilmiah maupun di luar rumah ilmiah. Sehingga harapan ketiga saya adalah semoga UKM KPI mempertahankan kebersamaan diantara para anggota, pengurus dan alumni melalui kegiatan-kegiatan sehingga “Cinta” yang ada tetap terjaga dan tidak patah ditengah perjalanan menyuarakan budaya ilmiah di universitas hasanuddin.
Harapan keempat saya adalah harapan untuk diri saya pribadi terhadap UKM ini. Loyalitas suatu kader terhadap suatu lembaga memang sangat diperlukan untuk mempertahankannya. Sebuah konsekuensi yang harus saya terima adalah ketika saya memutuskan untuk menempati suatu tempat, maka saya harus menjaganya atau bahkan mengembangkan tempat tersebut agar lebih baik lagi. Maka dari itu menurut saya salah satu kontribusi yang dapat kita berikan untuk UKM KPI adalah loyalitas kita terhadap lembaga ini.
Harapan Terakhir saya yamg mungkin mewakili semua harapan yang saya tidak sempat tuliskan di essay ini karena 10 menit lagi deadline adalah semoga UKM KPI UNHAS tetap jaya dalam menggaungkan budaya ilmiah di kampus merah dan tetap menjaga lingkar kebersamaan, kekeluargaan, loyalitas seluruh kader, sehingga Cinta terhadap UKM ini bisa abadi seiring dengan berjalannya waktu. Jaya Penalaran, Jaya UKM KPI UNHAS !!!!

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : RUMAH HANTU SAKSI BISU PERJUANGAN, RUMAH ILMIAH TEMPAT KEMBALI




RUMAH HANTU SAKSI BISU PERJUANGAN,
RUMAH ILMIAH TEMPAT KEMBALI

Ummi fahmi,kedokteran hewan,angkatan VII

       Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah atau yang disingkat UKM KPI adalah lembaga yang sudah 7 tahun berdiri dengan menunjukkan eksistensinya di Universitas Hasanuddin. UKM KPI telah mencetak banyak mahasiswa andalan dimasa depan bukan hanya mahasiswa yang juara di dalam kampus akan tetapi di kampus-kampus yang lain. UKM KPI merupakan wadah bagi mahasiswa Universitas Hasanuddin yang memiliki visi sebagai wadah pengembangan budaya ilmiah di kampus merah. Di usianya yang masih belia, UKM KPI senantiasa berusaha untuk menjadi organisasi yang semakin dicari masyarakat kampus. UKM KPI bukan sekadar lembaga tempat berkumpulnya mahasiswa Unhas dari berbagai fakultas, lembaga ini juga merupakan tempat bermain, berteman dan tempat  mencari jati diri di kampus tercinta ini. UKM KPI merupakan ruang konsolidasi para pecinta ilmu, para pemikir, para kontributor juga berbagai latar belakang maupun budaya yang kesemuanya makin bersinergi.
      Akan tetapi dibalik semua itu,terdapat kisah-kisah haru yang telah dilewati. Banyak lika-liku perjuangan yang dirangkaikan dengan kesabaran dan air mata yang telah dilalui para pendahulu UKM KPI sehingga saat ini dapat maju dan berkembang. Bukan hanya itu tantangan para penerus kedepannya terlihat nyata dan harus lebih keras lagi.
Para pendahulu UKM KPI adalah orang-orang yang tangguh dan pekerja keras.Mereka berjuang tanpa batas dan tanpa mengenal lelah.Semua lika-liku mereka dilalui terutama masalah sekretariat.UKM KPI satu-satunya UKM yang sekretariatnya berada diluar kampus,berbeda dengan UKM yang lain yang berada digedung PKM 1 dan 2.Tempat yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan 7 Tamalanrea Makassar ini mempunyai cerita tersendiri untuk UKM KPI. Sekretariat UKM KPI ini biasa disebut rumah hantu oleh para warga yang berada disekitar rumah tersebut.Rumah hantu adalah rumah yang berlantai 3 penampakan luarnya berwarna putih.Rumah ini merupakan rumah yang dikelilingi pagar tinggi dengan perawatan yang masih kurang,misalnya genteng yang sudah rusak,rumput liar yang tumbuh disekitar rumah serta warna cat yang sudah memudar.Akan tetapi walaupun dengan keadaan sederhana disinilah saksi bisu perjuangan para pendahulu UKM KPI.Banyak cerita yang telah dilalui ditempat ini diataranya cerita tentang kekeluargaan dan loyalitas UKM,cerita tentang pembuatan karya-karya yang luar biasa dan juga tentang cerita mistis dan misterius di rumah hantu tersebut.Akan tetapi semua itu adalah seni dari awal perjuangan para pendahulu UKM KPI.
      Setiap keadaan rumah hantu ini menggambarkan simbol tersendiri tentang UKM KPI.Diantaranya warna  cat rumah yang putih dan sudah mulai pudar ini melambangkan bahwa UKM KPI yang suci bersih masih perlu dipoles dan diwarnai dengan karya-karya,prestasi dan yang lebih penting adalah dipolesi dengan kehangatan dalam kekeluargaan para pengurus serta para anggota UKM KPI itu sendiri.Kemudian genteng yang sudah mulai rusak dan bocor melambangkan bahwa UKM KPI harus memperbaiki atap persatuan sehingga tidak dapat diadu domba oleh lembaga lain dan juga KPIers dapat menjaga rahasia UKM KPI.Kemudian rumput liar yang tumbuh memanjang di pekarangan menandakan bahwa UKM KPI harus membasmi keburukan dengan racun rumput sehingga KPIers menjadi manusia yang berhati bersih,jujur dalam kehidupan dan tidak ada lagi kemunafikan dalam hati masing – masing sehingga UKM KPI dapat menciptakan kader yang bukan hanya cerdas tapi juga sholehdan sholehah. Selanjutnya tentang cerita mistis dan misterius melambangkan masa depan UKM KPI kedepannya masih belum bisa dipastikan dan masih misterius karena segala sesuatu sudah ditentukan oleh yang maha kuasa termasuk takdir,maka dari itu KPIers harus mempunyai mimpi yang tidak terbatas,mimpi yang mampu memajukan UKM KPI sehingga hal-hal misterius itu dapat terpecahkan dimasa depan karena hanya tuhan yang maha mengetahui atas segala sesuatu.
Rumah hantu ini selain menjadi saksi bisu juga merupakan sejarah tersendiri untuk UKM KPI terutama angkatan-angkatan sebelumnya.Perjuangan yang luar biasa dapat terlihat dengan usaha para anggota yaitu bangkit dari mimpi dan mengejar kenyataan di depan mata dengan mengubah saksi bisu itu menjadi sebuah rumah ilmiah yang berada dalam gedung PKM 1.
     Rumah ilmiah sekarang merupakan simbol nyata dari perjuangan anggota UKM KPI.Semua mimpi dari UKM KPI diwujudkan satu persatu menjadi kenyataan,ini menandakan bahwa takdir dapat diubah dengan usaha dan keyakinan.
Rumah ilmiah adalah tempat kami kembali karena rumah ilmiah memberikan kehangatan yang luar bisa.Kehangatan itu tercipta melalui kekeluargaan dan loyalitas para anggota UKM KPI itu sendiri yang tertuang dalam secangkir kopi.Berbeda dengan tempat lain rumah ilmiah mempunyai ciri khas tersendiri yang mampu menciptakan kerinduan dalam hati KPIers.Kekeluargaan yang tercipta dalam rumah ilmiah menghadirkan kenyamanan dan keinginan untuk terus berada disana sehingga kekeluargaan itu bukan hanya menciptakan hubungan antara ayah dan anak,ibu dan anak tapi juga menciptakan hubungan antara kakak dan adik serta perasaan cinta diantara dua insan yang tertuang dalam canda tawa yang kemudian tercipta satu kata yang dinamakan cinta.
Rumah ilmiah merupakan tempat kami kembali disebabkan pula karena ditempat ini para KPIers mendapatkan banyak inspirasi tentang karya tulis dan mendapatkan banyak pengetahuan karena orang-orang di dalamnya menyambut dengan ramah,sehingga dalam 7 tahun dapat menciptakan prestasi yang luar biasa.Dalam 7 tahun kekurangan dan kelemahan dapat diperbaiki karena persatuan yang tercipta dari kekeluargaan dan loyalitas KPIers.Semangat itu akan selalu muncul dan tertanam didalam hati KPIers sehingga tercipta lembaga yang dapat mengembangkan budaya ilmiah dikampus merah.

ESSAY POPULER ANNIVERSARY 7TH : TOLONG, JANGAN HABISKAN KOPI ILMIAH MU KAWAN !


TOLONG, JANGAN HABISKAN KOPI ILMIAH MU KAWAN !
Andi Muh. Wahyu Arfansyah, S.IP
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Angkatan III, UKM KPI Universitas Hasanuddin

Bangkit adalah urusan jiwa. 
Bukan keadaan yg mengungkungnya. 
Kebahagiaan ada di dalam hati, 
bukan tampilan luar. 
Karenanya kebahagiaan tidak tergantung pada apa yang kita miliki, 
tetapi pada apa yang kita perbuat, teruslah berbuat baik, baik, dan baik. 
(Andi Muh. Wahyu Arfansyah, S.IP)

Bagi para pecinta kopi, mendengar nama kopi ilmiah mungkin sangat asing ditelinga, bahkan rasanya juga  belum pernah tersentuh di lidah mereka (para pencinta kopi). Membayangkannya saja orang pasti penasaran apakah kopi itu rasanya enak atau tidak. Pasti mereka akan bertanya-tanya, kopi apa itu ? Bagaimana rasanya ? . Silahkan bertanya, karena semakin banyak anda bertanya, maka semakin banyak pengetahuan yang anda tahu. Bukankah ada peribahasanya yang mengatakan bahwa “malas bertanya maka akan sesat dijalan”. Kopi ilmiah yang saya maksud disini adalah kopi biasa, kopi yang sangat mudah dijumpai di warkop-warkop dikota ini (Makassar), rasanya juga sama dengan minuman kopi pada umumnya, ada yang manis dan pahit tergantung selera kita memilih yang mana. Namun yang membedakan kopi ilmiah ini dengan kopi pada umumnya adalah suasana dan letak tempat kita ketika menikmati kopi ini. Kopi ilmiah ini hanya bisa ditemukan  dan didapatkan di rumah ilmiah. Kalian harus ingat, rumah ilmiah bukanlah warung atau kedai kopi. Tapi, rumah ilmiah adalah sebutan dari kantor sekretariat unit kegiatan mahasiswa keilmuan dan penalaran ilmiah atau disingkat dengan ukm kpi unhas tepatnya di kawasan bumi tri dharma universitas hasanuddin di gedung pusat kegiatan mahasiswa universitas hasanuddin (PKM 1) lantai 2. 
Menurut sejarah dari para kanda-kanda senior kpiers “butuh  bertahun-tahun dan perjuangan ekstra keras untuk mendapatkan dan mendirikan rumah ilmiah ini”. Rumah atau organisasi yang menjadi langkah awal para generasi kpiers untuk belajar, berdiskusi, dan menulis, sebelum mereka masuk dalam dunia alumni. Tentunya alumni dari status mahasiswa universitas hsanauddin, tapi tidak ada kata alumni untuk terus menulis. Berbicara tentang ukm kpi unhas tentu tidak ada habisnya dan butuh secangkir kopi ilmiah untuk bisa menemani pembicaraan kita agar pembicaraan lebih santai namun tetap serius. Okee kita lanjut, jadi ukm kpi unhas adalah ukm yang boleh dikatakan paling muda diantara ukm-ukm lainnya di gedung pkm 1 dan 2 universitas hasanuddin. Usianya baru tujuh tahun, namun bisa dikatakan sepak terjang organisasi dan para kader-kadernya sangat luar biasa. Ini bisa dilihat dan di buktikan dari prestasi-prestasi akademik dan lomba-lomba yang mereka ikuti, lomba yang dimaksud disini lomba (lkti, lktm, debat, essay, pimnas, puisi, dll) ada juga conference regional, nasional, bahkan internasional, camp, dan masih banyak lagi. Pokoknya kalau mau datang untuk membuktikan bisa datang ke sekretariat ukm kpi unhas. Ketika anda sudah berada didalam sekret suasana di dalam sekretnya pasti tidak bisa diungkapan lewat kata-kata.
 Ukm kpi unhas berdiri pada tanggal 18 april 2009 butuh perjuangan keras dari kakak-kakak perintis ukm kpi ini sehingga bisa berdiri sampai sekarang dan butuh banyak kopi lagi untuk melanjutkan pembicaraan kita tentang ukm kpi agar bicara tetap jalan. Ukm kpi unhas adalah organisasi kemahasiswaan minat dan bakat yang backgroundnya adalah bidang keilmuan dan penalaran atau lebih tepatnya adalah bidang kepenulisan. Namun selain bidang kepenulisan ukm kpi juga mewadahi tentang kajian, penelitian, dan pengbadian masyarakat. Ibarat sebuah rasa kopi, kopi ilmiah ini memiliki rasa 3 in 1, kita sudah bisa belajar menulis, kita belajar lagi tentang kajian, penelitain, dan pengabdian.  Untuk mendaftar sebagai seorang calon anggota ukm kpi unhas cukup mudah yang penting calon kader harus terdaftar sebagai mahasiswa universitas hasanuddin. Namun, ingat untuk menjadi seorang kader-kader terbaik yang berjiwa kpiers tidaklah muda, butuh perjuangan keras, perjuangan yang tidak boleh putus atau menyerah karena alasan lelah. Karena sekali anda menyerah dengan alasan yang sederhana kalian akan menyesal. Bukankah kita di ciptakan sebagai manusia untuk terus berbuat baik, lakukan yang terbaik, dan tentunya terus beribadah Kepada-NYA, karena perjuangan tanpa do’a sangatlah sia-sia. 
Begitupun juga kopi ilmiah walaupun rasanya manis kalau ketika kita meminumnya dengan hati yang kusut dan muka yang masam tentu kopi itu juga akan hambar rasanya. Namun biarpun kopi ilmiah itu rasanya pahit, tapi ketika kita meminumnya dengan hati yang damai, ditemani celoteh para kader di mestra (meja startegis) kpiers, dan di suguhi gorengan dari mace-mace (sebutan dari para pedagang kaki lima di pkm) tentu akan nikmat rasanya. Bukankah kebehagiaan kita yang ciptakan, kalau begitu ciptakan kebahagianmu lewat caramu sendiri. Meminum kopi ilmiah punya cara dan teknik tersendiri, kopi ilmiah paling pas dan enak dinikmati kalau lagi ada  kajian, namanya kajian revolusi secangkir kopi. Tohh, pas kan momentnya kajian revolusi secangkir kopi, plus ditemani sama secangkir kopi ilmiah. Sungguh luar biasa. Tapi kalian harus ingat ada kalanya kita meminum kopi ilmiah yang manis atau hitam pahit, karena kita juga harus minum air putih  yang banyak sehingga pencernaan kita tidak terganggu. Ibarat kalau masuk waktu ibadah sholat, laksanakan ibadah sholat dulu, setelah selesai sholat silahkan lanjutkan lagi kajian itu. Pasti perasaan dan hatipun akan tenang. Karena sepandainya-sepandainya kita, tentu tidak ada artinya tanpa ibadah kepadah Tuhan Yang Maha Esa, kan tujuan kita diciptakan untuk menyembah dan beribadah Kepada Allah SWT.  
Kopi ilmiah adalah satu dari sekian banyaknya hal unik yang ada  dalam rumah ilmiah, kopi ilmiah punya cara tersendiri agar memanjakan para penikmatnya. Begitupun para penikmatnya punya cara tersendiri untuk meminum kopi tersebut, tergantung masing-masing orang yang penting tujuannya jelas sama-sama menginginkan rasa nikmat dari kopi ilmiah yang kita minum. Prinsipnya seperti begini, berpikir lah seperti kopi meskipun dalam kondisi rasa manis atau pahit, kopi akan tetap menemani dan memberikan yang terbaik bagi para penikmatnya. Tanpa mengenal dari mana penikmat kopi itu berasal dan dari golongan apa yang meminum kopi itu. Begitupun kita sebagai seorang kader yang dilahirkan dan dibesarkan dari rumah ilmiah, walaupun dalam kondisi seperti apapun, selama masih bisa memberikan yang terbaik bagi kita sendiri dan orang-orang disekitar kita, maka lakukanlah jangan tunda-tunda. Lakukanlah yang terbaik sampai jiwa telah berpisah dari raga untuk selama-lamanya.
Mengutip kata-kata dari senior kpi “jalankan saja mi” (jalankan saja), sebuah kata yang sangat sederhana namun sarat akan makna. Maksudnya, apa yang kita inginkan dan lakukan selama itu masih dalam kebaikan, jalankan saja, tidak usah takut atau ragu. Jangan pikir hasil akhirnya, tapi berproseslah agar bisa mencapai akhir itu. Sebagai kader kpi yang baik tentunya menanamkan sifat dan jiwa-jiwa petarung dan pemenang serta tetap santun dan merendah, sangatlah penting karena dari sinilah kita bisa mengetahui karakter diri kita sendiri. Karena yang mengetahui siapa kita sebenarnya bukanlah orang lain tapi diri kita sendiri.  Makanya tidak heran kalau akhir-akhir ini rumah ilmiah terus kedatangan orang-orang hebat dari perwakilan-perwakilan elemen 14 fakultas yang ada di universitas hasanuddin. Karena mereka bergabung di rumah ilmiah ini mempunyai tujuan bahwa mereka tidak lagi ingin menjadi saksi sejarah kebangkitan dan kejayaan negeri ini tetapi kelak mereka adalah para pelaku sejarah yang akan mengembalikan kejayaan negeri ini. Karena mahasiswa hari ini adalah pemimpin hari esok.
Kopi ilmiah juga begitu, setiap tahun yang berganti dan setiap kader ukm kpi unhas yang datang dan pergi, pasti sedikit demi sedikit akan terus  berkembang. Agar rasa dan kualitasnya tetap terjaga dan menjadi minuman yang sangat dinikmati oleh para pencinta kopi ilmiah kpiers. Segelas kopi begitu terasa kebersamaannya jika diminum bersama-bersama apalagi jikalau diminum di saat hujan turun, sungguh begitu nikmat. Apalagi saat hujan turun kalian akan mendengarkan suara alami dari gemercik air yang turun begitu damai, tenang, dan syahdu. Tapi kalian harus ingat jangan pernah salahkan kopi ilmiah jika kalian kecanduan dengan aroma dan rasanya, bukankah kalian telah meminumnya sampai habis, maka berterima kasihlah setidaknya kerongkongan mu sudah basah. Ungkapkan lah rasa terima kasihmu dengan cara sederhana tak usah berlebihan cukup, Setelah minum kopi ilmiah jangan lupa cuci gelasmu dan simpan kembali ditempat yang telah ditentukan. Karena kasian jika mestra (meja strategis) yang selama ini menjadi saksi bisu tempat kita berdsiksusi satu sama lain di penuhi gelas-gelas kotor. 
Pertanyaan sederhana suatu saat nanti kan muncul “apakah kopi ilmiah ini akan terus ada menemani setiap waktu, ketika kalian berdiskusi” jawabnya tanya diri kalian. Bukankah setiap masa punya generasi dan setiap generasi punya masa. Kalau itikad kalian baik maka jangan habiskan kopi ilmiah mu kawan. Biarkan kader-kader barumu yang suatu saat nanti akan datang berdiskusi bisa merasakan makna dari setiap teguk kebersamaan dari kopi ilmiah yang kau suguhkan. Karena setiap teguk kopi ilmiah yang kalian minum, ada banyak teriakan saudara-saudara kita dari luar sana yang dilanda kekeringan ingin meminta air minum. Walau itu hanya untuk sekedar berharap agar air itu membasahi kerongkongan mereka. Maka jangan habiskan kopi ilmiah mu kawan bagi kepada mereka yang belum meminumnya. Toh… kalian diajarkan agar terus saling berbagi satu sama lain tanpa mengenal siapa dan dari mana mereka. 
Kopi ilmiah tetaplah kopi, kopi biasa yang dibuat dari tangan orang-orang luar biasa. Kopi yang mempunyai ciri khas tersendiri dari rasa dan aromanya. Kopi yang suatu saat nanti akan dirindukan oleh para penikmat-penikmatnya (kpiers). Kopi yang ada disetiap waktu kebersamaan para kpiers. Kopi yang warnanya hitam tapi begitu banyak hal manis didalamnya, yang tidak bisa diucapkan lewat kata-kata. Kopi yang berbeda dari kopi lainnya, kopi yang tidak dapat kalian temui di setiap sudut kota daeng ini. Ayoo… sudah waktunya kita berdisksusi sebelum berdiskusi, buatlah dulu kopi ilmiah. Segelas kopi ilmiah hangat sudah cukup menemani kalian di dinginnya malam ini. Buatlah sebaik mungkin kopi ilmiah itu agar kau dapat merasakan kekuatan kebersamaan dari rumah ilmiah ini, rumah yang  suatu saat nanti melahirkan pemimpin besar dari negeri ini. 
Tolong, jangan habiskan kopi ilmiah mu kawan !!!
Bagikan kopi ilmiah mu ke mereka yang belum sempat dan belum pernah menikmatinya. 
Ayo berdiskusi
Ayo minum kopi, Kopi ilmiah… Join kopi brother.
Secangkir kopi ilmiah untuk berdiskusi lebih berarti, ketimbang tidak minum kopi, tidak juga berdiskusi hahaha.

PENGURUS 2019
image
Mohd. Riswan bin Jamal
Ketua Umum
image
Andi Khusnul Fatima Bahar
Sekretaris Umum
image
Isna Lestari
Bendahara Umum
Address

ContactInfo

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Cupiditate veritatis modi, sunt atque, reprehenderit aut!Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Cupiditate veritatis modi, sunt atque, reprehenderit aut!

Address:

25, Lomonosova St. Moscow, Russia, 665087

Phone:

+01 7070771723, +01 8956412305

Email:

support@myname.com